Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Wacana Jokowi Jadi Ketum Partai Bikin PSI Jadi Terbelah 2

        Wacana Jokowi Jadi Ketum Partai Bikin PSI Jadi Terbelah 2 Kredit Foto: Ist
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Dorongan agar Joko Widodo (Jokowi) menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memunculkan perbedaan pandangan di internal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai tersebut. Wakil Ketua Umum PSI Ronald Aristone Sinaga alias Bro Ron menyebut adanya aspirasi kader yang ingin Jokowi menduduki posisi tertinggi di partai, sementara Ketua DPP Bidang Politik Bestari Barus menegaskan fokus PSI saat ini berbeda.

        ‎Bro Ron sebelumnya menyampaikan aspirasi tersebut setelah menemui Jokowi di kediamannya di Sumber, Solo, Jawa Tengah, Rabu (20/10). Ia mengatakan sejumlah kader di daerah ingin Jokowi naik ke jenjang kepemimpinan yang lebih tinggi di PSI.

        ‎"Kehadiran kami di sini untuk menindaklanjuti permohonan kader-kader kami yang ada di daerah yang sudah tidak sabar lagi, Bapak naik one level lagi," kata Bro Ron.

        ‎Menurut Bro Ron, aspirasi yang masuk tidak hanya berkaitan dengan jabatan ketua umum. Ada pula kader yang mengusulkan agar Jokowi menempati posisi dewan pembina, meskipun kursi ketua umum saat ini masih dipegang putra bungsunya, Kaesang Pangarep.

        ‎"Ada yang menginginkan jadi ketua umum, ada yang menjadi pembina, semua kita tampung. Tidak ada yang kita tahan, tidak ada yang kita sembunyikan," ujarnya.

        ‎Namun, Bestari Barus memberikan penegasan berbeda. Pada Kamis (22/10), ia menyatakan PSI belum berkonsentrasi untuk mengganti posisi ketua umum dengan Jokowi.

        ‎"Sampai hari ini konsentrasi PSI bukan untuk menjadikan Pak Jokowi Ketua Umum. Tapi lebih kepada melaksanakan perintah beliau untuk menyelesaikan struktur agar lolos verifikasi faktual," katanya.

        Baca Juga: Wacana Jokowi Diangkat Jadi Ketum PSI, Bro Ron dan Barus Berbeda Sikap

        ‎Bestari menjelaskan, partai saat ini memprioritaskan pembenahan struktur organisasi hingga tingkat akar rumput. Langkah tersebut dinilai penting agar PSI memenuhi persyaratan verifikasi faktual dan dapat bersaing untuk memperoleh kursi di parlemen pada Pemilu 2029.

        ‎"Sehingga Pak Jokowi-yang didukung oleh mesin yang baik ini- bersama seluruh tim kerja termasuk Mas Kaesang sebagai Ketua Umum, dapat menghasilkan apa yang kami cita-citakan untuk masuk ke Senayan dengan angka yang membanggakan," tuturnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Bagikan Artikel: