Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bawa Sistem Potret FullFocal, Kamera realme 16 Pro+ 5G Punya Kelebihan di Masing-Masing Ukuran Zoom

        Bawa Sistem Potret FullFocal, Kamera realme 16 Pro+ 5G Punya Kelebihan di Masing-Masing Ukuran Zoom Kredit Foto: Realme.com
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pernah merasa foto di HP terlihat aneh saat objek terlalu dekat, atau buram saat objek terlalu jauh? Itu masalah umum pada kamera smartphone, yaitu panjang fokus (focal length) yang terbatas dan kemampuan zoom jarak jauh yang kurang memuaskan.

        Untuk menjawabnya, realme 16 Pro+ 5G memperkenalkan sistem FullFocal, yaitu pendekatan yang memakai perangkat keras berbeda untuk setiap jarak pemotretan.

        1x: Menangkap Suasana Sekitar

        Pada zoom 1x, kamera dipakai untuk menangkap lingkungan dengan sudut lebar. Misalnya, saat memotret seseorang di pasar yang ramai, suasana di sekitarnya justru memperkuat cerita foto.

        Lensa lebar yang dipakai terlalu dekat akan mengubah bentuk wajah: dahi tampak besar, rahang melebar, dan hidung menonjol. Cara menghindarinya adalah melangkah mundur, sehingga kamera otomatis menangkap lebih banyak latar.

        Untuk kebutuhan ini, realme 16 Pro+ 5G memakai sensor utama Samsung HP5 200MP berukuran 1/1.56 inci. Sensor ini mampu menyerap banyak cahaya di kondisi redup. Resolusi 200MP juga memberi ruang untuk memotong (crop) bagian latar yang tidak diinginkan setelah foto diambil, tanpa membuat subjek kehilangan ketajaman.

        2x: Komposisi Lebih Rapat

        Bayangkan duduk di seberang meja makan. Lensa lebar 1x akan menangkap terlalu banyak kekacauan, seperti piring berantakan atau kepala orang asing di belakang. Sebaliknya, lensa telefoto bisa memotong subjek terlalu ketat sampai bahu terpotong.

        Jarak menengah ini paling pas dengan panjang fokus setara sekitar 50mm. realme 16 Pro+ 5G menghasilkannya dengan memotong bagian tengah sensor 200MP, sehingga zoom 1x dan 2x bersifat lossless, tanpa penurunan kualitas yang berarti dan tanpa pergantian lensa.

        Bukaan lebar f/1.8 pada sensor utama tetap dipertahankan. Hasilnya, kamera menerima cukup cahaya untuk ruangan redup tanpa perlu menaikkan ISO, yang biasanya memunculkan noise atau bintik pada foto. Pengguna bisa mengambil wajah dan tubuh bagian atas dengan latar yang lebih bersih.

        3,5x: Potret Klasik

        Potret kepala dan bahu butuh efek kompresi, yang secara alami didapat dengan memotret dari jarak sekitar tiga meter. Jarak ini membuat fitur wajah tampak lebih rata dan proporsional, cocok untuk foto kelulusan maupun potret saat bepergian.

        Untuk itu, realme 16 Pro+ 5G dibekali kamera telefoto 3,5x 50MP khusus. Zoom optik ini membelokkan cahaya langsung lewat lensa kaca. Hasilnya berbeda dari zoom digital yang hanya meregangkan piksel, sehingga kulit dan tekstur pakaian bisa terlihat buram seperti pasta. Sebagai perbandingan, sebagian HP di kisaran Rp9 juta tidak memiliki telefoto khusus dan hanya memotong gambar dari sensor utama secara digital.

        Memotret dari jauh juga membuat getaran tangan ikut terbesar. Karena itu, kamera telefoto ini dilengkapi OIS 2-sumbu yang melawan guncangan secara fisik, sehingga foto tetap tajam dan bebas blur akibat gerakan.

        7x dan 10x: Menjangkau Subjek Jauh

        Ada kalanya kita tidak bisa mendekat, misalnya saat memotret penampil di atas panggung atau subjek yang bergerak di luar ruangan. Untuk situasi ini, realme 16 Pro+ 5G menyediakan zoom 7x pada video 4K HDR, yang membantu menjaga subjek tetap di dalam bingkai tanpa harus terus berpindah tempat.

        Untuk foto diam, tersedia mode potret zoom jauh 10x (long zoom portrait). Mode ini mengandalkan pemrosesan komputasi, sehingga detailnya lebih halus dibandingkan hasil lensa optik 3,5x. Meski begitu, jangkauannya tetap bisa dipakai untuk subjek yang jauh.

        FullFocal Pertahankan Warna Kulit Tetap Konsisten

        Banyak HP berkamera ganda punya masalah klasik, yaitu foto dari kamera utama terlihat kebiruan, lalu potret dari telefoto tampak kekuningan. Perbedaan seperti ini merusak pengalaman memotret.

        Lewat FullFocal, realme menyatukan semua lensa agar hasilnya seragam:

        • ProDepth: algoritma bokeh yang mengambil alih perhitungan kedalaman saat pengguna berpindah dari 1x ke 3,5x. Sensor HP yang kecil tidak bisa menghasilkan blur optik alami seperti lensa studio, sehingga perangkat lunak memetakan batas antara helai rambut dan latar yang ramai.
        • LumaColor: algoritma bersertifikat TÜV yang memproses rekonstruksi cahaya dan bayangan, dengan tujuan menjaga warna kulit tetap konsisten di setiap panjang fokus.

        Baca Juga: Ahli Nutrisi Asia Bahas Teknologi AI di PENSA 2026 Bali

        Bagi pembeli di Indonesia yang mencari HP potret serba bisa di kisaran Rp9 juta, realme 16 Pro+ 5G layak dipertimbangkan. Kamera utama 200MP, mode lossless 2x, telefoto 3,5x 50MP dengan OIS, mode potret long-zoom 10x, serta pemrosesan ProDepth dan LumaColor, semuanya mencakup potret jarak dekat, menengah, dan jauh dalam satu perangkat.

        HP ini cocok untuk mereka yang sering memotret teman, keluarga, perjalanan, hingga berbagai acara. Dengan FullFocal, realme menyatukan semua lensanya, sementara LumaColor menjaga cahaya, bayangan, dan warna kulit tetap konsisten di seluruh rentang zoom.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Amry Nur Hidayat
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: