Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Dari Palangka Raya hingga Bromo, Ini Daftar 10 Petugas dan Relawan Gugur Saat Padamkan Karhutla

        Dari Palangka Raya hingga Bromo, Ini Daftar 10 Petugas dan Relawan Gugur Saat Padamkan Karhutla Kredit Foto: Antara/Bayu Pratama S
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia memakan korban jiwa. Sepuluh petugas dan relawan dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan tugas memadamkan api sepanjang Agustus hingga Oktober 2026.

        Mereka berasal dari berbagai unsur, mulai dari tim pemadam tingkat kelurahan, relawan masyarakat, petugas badan penanggulangan bencana, hingga personel yang bertugas di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

        Sebagian korban meninggal setelah menjalani perawatan di rumah sakit akibat kondisi kritis dan luka bakar yang dialami saat bertugas.

        Berikut daftar 10 petugas dan relawan yang gugur dalam penanganan karhutla berdasarkan informasi yang dihimpun.

        1. Akhmad Rijani

        Akhmad Rijani merupakan Ketua Tim Serbu Api Kelurahan (TSAK) Palangka. Ia meninggal dunia pada 27 Agustus 2026 setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

        Kondisinya menurun setelah bertugas menangani karhutla di Jalan Rungan Ujung, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya, pada 22 Agustus 2026.

        2. Ahmadin alias Itam Madin

        Ahmadin, yang dikenal sebagai Itam Madin, merupakan relawan Huma Singa Itah sekaligus anggota Satgas Penanganan Karhutla BPBD Kotawaringin Barat.

        Ia meninggal dunia saat menjalankan tugas memadamkan karhutla pada 30 Agustus 2026.

        3. Aries Sutio Luthfil Hadi

        Aries Sutio Luthfil Hadi merupakan anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) Kotawaringin Barat. Ia meninggal dunia pada 10 September 2026 saat terlibat dalam penanganan karhutla di wilayah tersebut.

        4. Sukaris

        Sukaris merupakan PNS Operator Layanan Operasional pada Seksi PTN Wilayah I, Balai Besar TNBTS. Ia meninggal dunia pada 15 Oktober 2026 ketika bertugas memadamkan karhutla di kawasan taman nasional tersebut.

        5. Hendra Rony Wagiyanata

        Hendra Rony Wagiyanata merupakan anggota Manggala Agni TNBTS di bawah Kementerian Kehutanan. Ia meninggal dunia pada 15 Oktober 2026 saat bersama timnya menangani kebakaran di kawasan TNBTS.

        Manggala Agni merupakan tim yang bertugas melakukan penanggulangan dan pemadaman karhutla.

        6. Wisnu Yuda Pratama

        Wisnu Yuda Pratama merupakan staf PT Mitra Indo Permai yang turut membantu pemadaman karhutla di TNBTS. Ia meninggal dunia pada 15 Oktober 2026 saat menjalankan tugas tersebut.

        7. Sefriel Ardiansyah

        Sefriel Ardiansyah, rekan Wisnu di PT Mitra Indo Permai, juga meninggal dunia saat membantu memadamkan karhutla di TNBTS pada 15 Oktober 2026.

        Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di lokasi kejadian dan kemudian dievakuasi ke rumah sakit.

        8. Munawi

        Munawi merupakan petugas Balai Besar TNBTS yang meninggal dunia pada 19 Oktober 2026.

        Sebelum meninggal, ia sempat dibawa ke rumah sakit untuk menjalani operasi dan perawatan intensif. Munawi mengalami kondisi kritis dengan luka bakar lebih dari 50 persen.

        9. Nordin alias Amang Udin

        Nordin, yang dikenal sebagai Amang Udin, merupakan anggota Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Kayu Bulan. Ia meninggal dunia pada 21 Oktober 2026 saat bertugas memadamkan karhutla di kawasan Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala.

        Baca Juga: Konten Karhutla Dihapus dari Medsos, Siapa yang Bertanggung Jawab?

        10. Suraji

        Suraji merupakan petugas keamanan (security) Artotel PT Mitra Indo Permai yang juga menjadi relawan pemadam karhutla di TNBTS. Ia meninggal dunia pada 23 Oktober 2026 setelah menjalani perawatan intensif selama sembilan hari.

        Suraji dilaporkan mengalami luka bakar berat sekitar 49 persen, disertai cedera pada saluran pernapasan.

        Kepergian para petugas dan relawan tersebut menjadi catatan berat dalam penanganan karhutla di Indonesia. Mereka menjalankan tugas di tengah risiko kebakaran yang mengancam keselamatan, sementara sebagian korban harus berjuang melawan luka serius sebelum akhirnya meninggal dunia.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Amry Nur Hidayat
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: