PSI Dian Sandi Ungkap Jurus 'Pencocokan' Foto Ijazah Jokowi, Nilai Asli Meski Sumbernya Akun Anonim
Kredit Foto: Istimewa
Direktur Media Sosial Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dian Sandi Utama kembali tampil ke hadapan publik untuk memberikan rasionalisasi atas tindakannya menyebarkan foto ijazah yang diklaim milik Eks Presiden Joko Widodo (Jokowi). Padahal ia sudah mengaku foto itu bersumber dari sebuah akun anonim bernama @Hyperpoison di X (sebelumnya Twitter).
Dian mengulangi alibi yang sama persis dengan kesaksiannya di bawah sumpah saat persidangan kasus dugaan pencemaran nama baik. Meski tidak pernah melihat langsung wujud fisik dari ijazah tersebut, ia tetap bersikukuh bahwa dokumen digital yang ia bagikan adalah barang asli.
Baca Juga: Tolak Campuri Urusan Jokowi dan Keluarganya, PDIP: Kami Tak Suka Berurusan dengan Barang Bekas
"Saya sepertinya harus menjawab seperti jawaban saya waktu dipersidangan," kata Dian Sandi dikutip Senin (26/10/2026).
Dian secara terbuka mengakui kelemahan mendasar dari tindakannya, yakni fakta bahwa ia belum pernah sekalipun memegang atau melihat wujud fisik ijazah asli peninggalan dari Jokowi di Universitas Gadjah Mada (UGM).
Namun, ia menepis anggapan bahwa dirinya menyebarkan hoaks atau bertindak gegabah. Politikus itu mengklaim memiliki metodologi tersendiri yang ia sebut sebagai jurus "pencocokan" guna memvalidasi gambar dari akun antah-berantah tersebut.
Menurut Dian, keyakinan tingkat tingginya tidak lahir dari ruang hampa, melainkan melalui serangkaian proses verifikasi mandiri sebelum memutuskan untuk memencet tombol unggah di akun media sosial pribadinya.
"Bahwa memang ketika saya mendapatkan ijazah itu. Saya melakukan dulu pencocokan, klarifikasi dan lain-lainnya," tutur Dian.
Hasil dari proses pencocokan data digital secara kasat mata itulah yang kemudian dijadikan landasan kebenaran absolut oleh PSI.
"Sehingga saya berada pada satu keyakinan bahwa itu memang ijazah asli," jelasnya.
Meski demikian, tindakan serampangan menyebarkan dokumen krusial setingkat ijazah mantan presiden yang bersumber dari akun anonim telah memantik kegaduhan luar biasa di ruang publik.
Dian mengaku pada akhirnya harus mengambil langkah mitigasi secara personal. Ia berinisiatif terbangĀ untuk menemui Eks Presiden Jokowi di Solo.
Baca Juga: Hadapi Ancaman Krisis, Singapura Lirik Nuklir usai Indonesia Pangkas Pasokan Gas
Kedatangannya tersebut secara spesifik diniatkan untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung mengenai unggahan kontroversial di akun X miliknya, @DianSandiU, yang telanjur menjadi bola liar di ranah peradilan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: