Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        JK Murka Dituding Danai Polemik Ijazah Jokowi Rp5 Miliar, Tempuh Jalur Hukum

        JK Murka Dituding Danai Polemik Ijazah Jokowi Rp5 Miliar, Tempuh Jalur Hukum Kredit Foto: Instagram/Jusuf Kalla
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Jusuf Kalla (JK) membantah tuduhan bahwa dirinya memberikan uang Rp5 miliar kepada Roy Suryo dan pihak lain untuk mempersoalkan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). JK mengaku geram karena namanya dikaitkan dengan pendanaan tersebut dan menyatakan telah menempuh jalur hukum.

        “Menuduh saya macam-macam. Saya marah juga, sehingga saya adukan ke polisi,” kata JK dalam perbincangan bersama Johan Budi di kanal YouTube The Johan Budi Podcast yang dikutip Senin (26/10/2026).

        Sebelumnya, kuasa hukum JK mendatangi Mabes Polri pada Senin (6/4/2026) untuk melaporkan Rismon Hasiholan Sianipar atas dugaan pencemaran nama baik. Laporan itu berkaitan dengan pernyataan yang menuding JK memberikan uang Rp5 miliar kepada Roy Suryo dan pihak lain untuk mempersoalkan ijazah Jokowi.

        Sehari sebelum laporan dibuat, JK telah membantah tuduhan tersebut. Dalam keterangannya di kediaman, ia menyatakan kabar bahwa dirinya mendanai Roy Suryo dan pihak lain sebesar Rp5 miliar tidak benar.

        JK juga mengatakan dirinya tidak pernah mengenal Rismon secara pribadi. Sementara itu, ia mengaku mengenal Roy Suryo karena Roy pernah menjabat sebagai menteri di bawah pemerintahan yang dipimpinnya bersama Presiden saat itu.

        Dalam podcast bersama Johan Budi, JK tidak membeberkan lebih jauh perkembangan laporan yang telah dibuatnya. Pembicaraan tersebut juga menyinggung polemik ijazah Jokowi yang menjadi latar munculnya tuduhan pendanaan terhadap JK.

        Mengenai persoalan ijazah, JK menegaskan bahwa dirinya percaya dokumen Jokowi asli. Ia membantah anggapan bahwa pertanyaannya mengenai dokumen tersebut berarti ikut menyatakan ijazah itu palsu.

        “Kalau Roy Suryo mengatakan bahwa palsu, saya mengatakan tidak,” ujarnya.

        JK justru mempertanyakan alasan ijazah itu tidak diperlihatkan kepada publik. Menurutnya, pernyataannya selama ini bukan dimaksudkan untuk menyerang Jokowi.

        Baca Juga: JK Tegaskan Bukan Serang Jokowi soal Ijazah: Saya Justru Membela

        “Saya justru membela Jokowi sebenarnya,” tegasnya.

        Ia juga mengaku heran karena pernyataannya menimbulkan keberatan hingga pihak Jokowi menggelar konferensi pers. JK kemudian kembali menegaskan pertanyaan yang menurutnya masih perlu dijawab.

        “Kenapa tidak mau ditunjukkan?” katanya.

        Tuduhan mengenai pendanaan tersebut menjadi persoalan berbeda dari perdebatan mengenai keaslian ijazah Jokowi. JK membantah tuduhan memberikan uang Rp5 miliar, sementara dalam pembicaraan podcast itu ia tetap menyatakan percaya bahwa ijazah Jokowi asli.

        Hingga percakapan tersebut dikutip, JK tidak menyampaikan perkembangan terbaru mengenai laporan yang diajukan melalui kuasa hukumnya. Ia hanya menegaskan keberatannya atas tuduhan yang menyeret namanya dalam polemik ijazah tersebut.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Bagikan Artikel: