Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Ini Alasan Kapten Inggris Itu Ungguli Yamal dan Mbappe
Kredit Foto: Instagram
Harry Kane berhasil memenangkan penghargaan Ballon d'Or 2026 yang digelar di London Palladium Theatre, London, Inggris, Selasa (27/10) dini hari WIB. Striker Bayern Munchen tersebut mengungguli Kylian Mbappe dari Real Madrid dan Lamine Yamal yang memperkuat Barcelona.
Kemenangan Kane memunculkan perdebatan mengenai kelayakannya meraih penghargaan individu paling bergengsi di sepak bola tersebut. Pasalnya, Yamal juga mencatatkan prestasi impresif bersama klub dan tim nasional Spanyol sepanjang musim.
Yamal membantu Barcelona menjuarai La Liga dan Piala Super Spanyol. Pemain muda tersebut juga menjadi bagian dari timnas Spanyol yang berhasil memenangkan Piala Dunia 2026.
Namun, performa Yamal di turnamen empat tahunan itu tidak terlalu menonjol. Dari delapan pertandingan dengan total 616 menit bermain, ia hanya mampu mencetak satu gol.
Catatan tersebut membuat kontribusinya di Piala Dunia dinilai kurang signifikan dalam persaingan memperebutkan Ballon d'Or.
Sebaliknya, Kane tampil konsisten sepanjang musim bersama Bayern Munchen. Penyerang asal Inggris itu membantu klub berjuluk Die Roten tersebut meraih tiga gelar, yakni Bundesliga, DFB Pokal, dan Piala Super Jerman.
Kane juga mencatatkan statistik individu yang impresif. Total 73 gol berhasil dibukukannya dari 65 penampilan bersama klub dan tim nasional.
Bersama timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Kane mencetak enam gol dan menyumbangkan satu assist.
Baca Juga: Ballon d'Or 2026: Persaingan Harry Kane, Kylian Mbappe, dan Lamine Yamal Jadi Pemain Terbaik Dunia
Ia turut mengantarkan The Three Lions finis di posisi ketiga, meski pencapaian tersebut masih berada di bawah Spanyol yang menjadi juara.
Sementara itu, Mbappe juga tampil tajam sepanjang musim. Penyerang asal Prancis tersebut mengoleksi 58 gol bersama klub dan tim nasional. Ia bahkan keluar sebagai pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026 dengan torehan 10 gol.
Meski demikian, Mbappe tidak berhasil membawa timnya meraih gelar juara. Real Madrid mengakhiri musim tanpa trofi, sedangkan timnas Prancis hanya mampu menempati peringkat keempat di Piala Dunia 2026.
Perbedaan pencapaian tersebut menjadi salah satu faktor yang membedakan ketiga kandidat. Kane unggul melalui kombinasi produktivitas gol dan keberhasilan meraih gelar bersama Bayern Munchen, sementara Yamal dan Mbappe memiliki catatan tersendiri bersama klub maupun tim nasional.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Taufan Bara Mukti
Editor: Taufan Bara Mukti
Tag Terkait: