Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Pertamina Patra Niaga Intensifkan Penyaluran BBM, Pelayanan SPBU di Berbagai Wilayah Terus Dioptimalkan

        Pertamina Patra Niaga Intensifkan Penyaluran BBM, Pelayanan SPBU di Berbagai Wilayah Terus Dioptimalkan Kredit Foto: Pertamina Patra Niaga
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Pertamina Patra Niaga terus mengintensifkan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) dan mengoptimalkan pelayanan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Upaya ini dilakukan melalui percepatan distribusi, penambahan armada mobil tangki, penguatan operasional terminal dan SPBU, serta koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

        Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyampaikan bahwa pemantauan stok dan penyaluran BBM terus dilakukan secara berkala, disertai prioritas pengiriman ke SPBU yang membutuhkan percepatan pasokan.

        “Pertamina Patra Niaga terus mengintensifkan penyaluran BBM melalui penguatan pasokan, optimalisasi armada, dan pengaturan distribusi sesuai kebutuhan di lapangan. Koordinasi antara terminal BBM, mobil tangki, dan SPBU juga terus diperkuat agar pasokan dapat segera diterima dan pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga,” ujar Kitty.

        Berdasarkan pemantauan operasional selasa (27/10), kondisi antrean di Bali, Jawa Timur, dan Sulawesi Utara telah kembali terkendali. Sementara itu, antrean di Lampung dan Gorontalo terus menunjukkan tren penurunan. Pertamina Patra Niaga tetap mengintensifkan pemantauan dan langkah penanganan untuk menjaga kelancaran distribusi serta pelayanan BBM kepada masyarakat.

        Penguatan distribusi dilakukan melalui penambahan armada dan optimalisasi operasional terminal. Di Jawa Timur, Pertamina Patra Niaga menambah 41 mobil tangki melalui skema spot charter dengan kapasitas total 1.184 kiloliter (KL), mengoperasikan sejumlah terminal selama 24 jam, serta mengoptimalkan layanan di 17 SPBU yang beroperasi 24 jam. Di Sulawesi Utara, ditambahkan 11 mobil tangki melalui skema spot charter dengan kapasitas 200 KL, sementara operasional Integrated Terminal (IT) Bitung diperpanjang menjadi 24 jam. Adapun di Lampung, penguatan distribusi dilakukan melalui penambahan 20 mobil tangki dengan kapasitas 320 KL serta pengalihan pasokan dari IT Palembang sebesar 120 KL.

        Secara nasional, Pertamina Patra Niaga memprioritaskan pengiriman ke SPBU yang menjadi perhatian, mengalihkan pasokan dari terminal penyangga apabila diperlukan, serta mengatur jadwal mobil tangki berdasarkan kebutuhan dan kondisi wilayah. Pemantauan dilakukan hingga BBM diterima dan dibongkar di SPBU guna memastikan proses distribusi berjalan optimal.

        Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Percepat Penguatan Pasokan Pertalite di Manado dan Sekitarnya

        Baca Juga: Pertamina Ungkap RI Punya Potensi 200 MMSCFD Gas dari Limbah Sawit

        “Setiap wilayah memiliki tantangan distribusi yang berbeda, mulai dari peningkatan permintaan, jarak tempuh dan medan yang sulit, hingga kendala akses kapal ke terminal tertentu. Karena itu, langkah penanganan disesuaikan dengan kondisi lapangan, antara lain melalui pengalihan pasokan, percepatan pengiriman, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat terkait,” lanjut Kitty.

        Selain memperkuat pasokan, Pertamina Patra Niaga terus mengoptimalkan pengawasan distribusi dan pengaturan antrean di SPBU. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum juga dilakukan untuk mendukung kelancaran distribusi serta memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai ketentuan.

        Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Perusahaan akan terus memantau perkembangan pasokan dan kondisi SPBU serta menyesuaikan langkah operasional berdasarkan kebutuhan di lapangan agar distribusi dan pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dwi Aditya Putra
        Editor: Dwi Aditya Putra

        Bagikan Artikel: