Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bitcoin dan Altcoin Berguguran, Pasar Kripto Dibayangi Sikap Hawkish The Fed

        Bitcoin dan Altcoin Berguguran, Pasar Kripto Dibayangi Sikap Hawkish The Fed Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Harga Bitcoin (BTC) melemah 1,62% dalam 24 jam terakhir hingga menyentuh US$79.641 atau sekitar Rp1,44 miliar per koin pada perdagangan Kamis (29/10/2026) pagi.

        Berdasarkan data perdagangan hingga pukul 09.44 WIB, Bitcoin bergerak pada rentang Rp1,445 miliar hingga Rp1,481 miliar per koin. Kapitalisasi pasar Bitcoin mencapai Rp29,03 kuadriliun dengan volume transaksi dalam 24 jam sebesar Rp462,68 triliun.

        Seiring dengan pelemahan aset kripto itu, pergerakannya dalam data sepekan masih mengalami tekanan sebesar 3,83% dan dalam 30 hari terakhir, aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar tersebut terkontraksi 4,01%.

        Melansir CoinTelegraph, aset kripto ini berpotensi akan mengalami hambatan dan tekanan lebih lanjut setelah The Fed mempertahankan suku bunga sambil mengisyaratkan kekhawatiran berkelanjutan tentang inflasi. 

        Seperti yang diketahui, The Fed melakukan pemungutan suara dengan hasil 10-2 untuk mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 3,75% hingga 4%, dengan Gubernur Lisa Cook dan Presiden Fed Cleveland Beth Hammack mendukung kenaikan seperempat poin. 

        Ketua Fed Kevin Warsh mengakui bahwa inflasi tetap berada di atas target bank sentral sebesar 2%. 

        “Rakyat Amerika masih menghadapi inflasi yang telah berada di atas target Komite selama hampir 6 tahun. Merupakan tanggung jawab kita untuk menurunkan inflasi,” katanya dikutip pada Kamis (29/10/2026).

        Lebih lanjut, ada ekspektasi bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada pertemuan tanggal 8-9 Desember, dan lagi pada tahun depan.

        Data CME FedWatch menunjukkan para pedagang memberikan probabilitas 78,4% untuk kenaikan seperempat poin pada bulan Desember dan probabilitas 67,3% untuk kenaikan setidaknya seperempat poin pada bulan Maret, per hari Rabu. 

        Namun, Warsh menolak untuk mengatakan apakah The Fed akan menaikkan suku bunga pada akhir tahun. 

        “Banyak hal yang bisa terjadi, jadi saya tidak akan bisa berbagi dengan Anda pemikiran saya tentang apa yang akan terjadi ketika kelompok ini berkumpul enam minggu dari sekarang,” katanya.

        Pelemahan Bitcoin ini diiringi oleh sejumlah aset kripto utama yang rata-rata berada di zona merah dan cenderung fluktuatif pada perdagangan pagi ini. Ethereum (ETH) turun 2,80% menjadi Rp41,56 juta per koin.

        Baca Juga: Bitcoin Naik 1,28% ke Rp1,46 Miliar, Pasar Menanti Keputusan The Fed

        Baca Juga: Bitcoin Naik Tipis ke Rp1,44 Miliar, Pasar Kripto Masih Tertekan

        BNB melemah 0.07% menjadi Rp13,49 juta per koin. Solana (SOL) turun 2,28% ke level Rp1,80 juta per koin, dan XRP turun 3,49% menjadi Rp23.367 per koin.

        Pada kelompok aset kripto berkapitalisasi menengah dan kecil, pergerakan harga juga mayoritas positif. TRON (TRX) menguat 0,73% menjadi Rp5.968 per koin.

        Dogecoin (DOGE) turun 1,85% menjadi Rp1.409 per koin, Cardano (ADA) melemah 4,84% menjadi Rp3.578 per koin, dan Chainlink (LINK) tumbuh negatif 2,41% ke level Rp206.564 per koin.

        Bitcoin Cash (BCH) mencatatkan pelemahan 4,30% menjadi Rp5,11 juta per koin.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Azka Elfriza
        Editor: Annisa Nurfitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: