Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Saling Serang! Politisi PSI Bongkar Rekam Jejak Kontroversial Roy Suryo dan Denny Indrayana

        Saling Serang! Politisi PSI Bongkar Rekam Jejak Kontroversial Roy Suryo dan Denny Indrayana Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedy Nur Palakka menanggapi polemik ijazah Joko Widodo (Jokowi) dengan membela keluarga mantan Presiden RI tersebut. Melalui akun X miliknya, Dedy menilai rekam jejak hukum para pengkritik Jokowi perlu menjadi pertimbangan publik.

        Dedy menyebut kekuatan politik keluarga Jokowi berkaitan dengan anggapannya bahwa mereka tidak terlibat dalam persekongkolan jahat, termasuk korupsi. Ia mengatakan pandangan tersebut pernah dijelaskan oleh mantan Menko Polhukam Mahfud MD.

        “Kekuatan politik yang dimiliki keluarga Jokowi sebenarnya sangat sederhana dan itu pernah dijelaskan oleh Bpk @mohmahfudmd,” tulis Dedy.

        Salah satu tokoh yang disorot Dedy adalah Roy Suryo, yang dikenal vokal dalam polemik ijazah Jokowi. Dedy menyinggung sejumlah perkara hukum yang pernah dihadapi mantan Menteri Pemuda dan Olahraga tersebut.

        “Pertama Roy Suryo, beliau ini sudah mondar-mandir berusan dengan hukum, mulai dari kasus penisataan agama hingga kasus yang kita kenal dengan "maling pancinya" bebernya, dalam unggahan akun X miliknya.

        Selain Roy Suryo, Dedy turut menyinggung Denny Indrayana, mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM yang pernah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara payment gateway. Menurut Dedy, status tersebut masih melekat karena ia mengklaim belum ada surat perintah penghentian penyidikan (SP3).

        “Yang kedua ada nama Denny Indrayana, kita tau bahwa mahluk ini saat jadi wamen ia juga pernah dijadikan tersangka sama aparat penegak hukum dan sampai saat ini status tersangka itu masih melekat karena SP3 belum keluar,” lanjut Dedy Nur Palakka.

        Dedy kemudian meminta masyarakat menilai pihak-pihak yang terlibat dalam polemik politik berdasarkan rekam jejak masing-masing. Ia menekankan pentingnya membedakan siapa yang dinilai bermasalah dan siapa yang tidak.

        Baca Juga: Denny Indrayana Tiba-Tiba Putuskan Cabut Gugatan Suket Ijazah Gibran: Kami Walk Out dari Sidang PTUN

        “Kesimpulan sederhana saya sebagai orang kampung, simple periksa siapa yang bermasalah dan siapa yang tidak,” tulisnya.

        Ia juga menyatakan bahwa, menurut pandangannya, keluarga Jokowi tidak memiliki masalah dengan Republik Indonesia, tetapi justru berhadapan dengan sejumlah tokoh yang mengkritik mereka.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Bagikan Artikel: