- Home
- /
- News
- /
- Megapolitan
Aksi di Patung Kuda Berlanjut Malam, Mahasiswa Trisakti Salat Magrib Berjamaah di Jalan
Kredit Foto: Syarief Muhammad Syafiq
Aksi unjuk rasa mahasiswa Universitas Trisakti terkait bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2026) berlanjut hingga malam hari.
Dari pantauanĀ Warta Ekonomi, menjelang waktu Magrib, ratusan massa aksi menghentikan orasi dan menggelar salat Magrib berjamaah di lokasi unjuk rasa.
Dengan beralaskan almamater kampus dan spanduk tuntutan, mereka melaksanakan salat di tengah jalan yang dijaga barikade polisi. Usai salat, mereka menggelar doa bersama untuk keselamatan warga terdampak karhutla di berbagai daerah.
"Tunjukkan kerahmatan bagi negeri kami," ujar mereka dalam doa bersama.
Sebelumnya, mahasiswa mendesak agar Satgas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) diadili karena dinilai lalai dalam penanganan karhutla yang menyebabkan kabut asap dan krisis kesehatan di Kalimantan, Sumatera, dan Papua.
Baca Juga: Mahasiswa Trisakti Gelar Unjuk Rasa di Patung Kuda, Desak Satgas PKH Diadili Buntut Karhutla
Ketua BEM FH Trisakti, Zahra Nazira Firman, menyoroti ketimpangan kondisi antara warga di daerah terdampak karhutla dan warga ibu kota.
"Di Kalimantan hari ini, belum tentu mereka merasakan hawa segar yang kita rasakan hari ini, dan ini sangat miris," kata Zahra di sela aksi.
Selain menuntut pemulihan ruang hidup, mahasiswa juga menyoroti kinerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang dinilai tidak maksimal dan luput dari pertanggungjawaban hukum.
"Satgas PKH ini sudah ada pada tahun 2025. Tapi hari ini, sama sekali Satgas PKH tidak disentuh. Bahkan kami sebagai mahasiswa pun, kami harus menagih. Mereka harus bertanggung jawab, mereka harus diadili," ujar Zahra.
Mahasiswa menegaskan akan terus mengawal isu karhutla hingga pemerintah memulihkan hutan Indonesia dan menjamin hak hidup sehat bagi seluruh rakyat terdampak.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Syarief Muhammad Syafiq
Editor: Istihanah
Tag Terkait: