Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Soal Sinyal Prabowo pada Polemik Wapres Gibran, Hasto Ungkap Sikap PDIP

        Soal Sinyal Prabowo pada Polemik Wapres Gibran, Hasto Ungkap Sikap PDIP Kredit Foto: BPMI
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto meminta semua pihak tidak berspekulasi mengenai sikap Presiden Prabowo Subianto terhadap wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Menurutnya, proses politik masih berjalan sehingga semua pihak sebaiknya menunggu perkembangannya.

        Hasto menyampaikan hal tersebut dalam diskusi di kanal YouTube Sinkos Indonesia bersama Faizal Assegaf, Jumat (30/10/2026).

        Dalam diskusi itu, Faizal menyinggung pernyataan Prabowo yang berulang kali menyebut kabinet pemerintahannya solid, termasuk posisi wakil presiden di dalamnya.

        Faizal kemudian mempertanyakan sikap PDIP jika pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Prabowo tidak menyetujui pemakzulan Gibran. Ia juga menanyakan bagaimana partai tersebut melihat hambatan politik apabila hingga kini belum ada sinyal dukungan dari Presiden.

        Menanggapi pertanyaan itu, Hasto mengatakan PDIP tetap menginginkan stabilitas politik agar pemerintah dapat berkonsentrasi menangani persoalan ekonomi.

        Namun, ia menolak menyimpulkan bahwa pernyataan Prabowo tentang soliditas kabinet merupakan tanda penolakan terhadap wacana pemakzulan Gibran.

        “Itu kan asumsi. Dalam politik kita enggak boleh dengan duga-duga,” ujarnya.

        Hasto menegaskan PDIP mendengarkan berbagai pernyataan Presiden. Namun, ia juga meyakini Prabowo mendengarkan aspirasi yang berkembang di masyarakat.

        Menurutnya, aspirasi tersebut semakin menguat seiring munculnya fakta-fakta yang melengkapi persoalan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 90 Tahun 2023 serta polemik ijazah SMA Gibran.

        Hasto menjelaskan, proses politik membutuhkan dialog dan lobi antarkekuatan politik. Di sisi lain, ia menyebut terdapat suara masyarakat yang semakin menguat dalam menyikapi persoalan tersebut.

        Ia juga mengingatkan bahwa Prabowo dalam sejumlah pidato resminya berulang kali menyatakan komitmen untuk menjalankan konstitusi, menjaga etika, dan melaksanakan tata kehidupan berbangsa dengan baik.

        Karena itu, Hasto berharap persoalan tersebut tidak terus menjadi beban bagi Presiden.

        Baca Juga: Soal Penanganan Kasus Ijazah Wapres Gibran, Prabowo Disebut Beri Sinyal Lewat Bareskrim

        “Kita tunggu saja proses dialektika yang ada,” ujarnya.

        Dalam kesempatan yang sama, Hasto membantah adanya pesan tersirat dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri kepada Prabowo terkait polemik Gibran.

        Ketika Faizal menyinggung kemungkinan adanya sindiran mengenai Gibran dalam pertemuan Megawati dan Prabowo, Hasto menegaskan hal tersebut tidak terjadi.

        Menurutnya, pertemuan kedua tokoh tersebut membahas sejumlah persoalan strategis, mulai dari kebangsaan, geopolitik, kebijakan untuk mengatasi persoalan rakyat, hingga supremasi hukum.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Amry Nur Hidayat
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: