Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Aktivitas Hulu Migas Meningkat, Premi Asuransi Offshore Tugu Melonjak

        Aktivitas Hulu Migas Meningkat, Premi Asuransi Offshore Tugu Melonjak Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk membukukan pertumbuhan premi bruto lini bisnis asuransi energi offshore bertumbuh pada semester I-2026 sebesar 75% hingga Juni 2026. Sementara, jika ditilik berdasarkan data Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), premi asuransi energi offshore mencapai Rp932 miliar pada semester I-2026, meningkat 2,9% secara tahunan (yoy).

        Corporate Secretary Tugu Insurance Dudi Subekti menilai peningkatan aktivitas sektor hulu migas menjadi salah satu faktor yang mendorong kebutuhan perlindungan asuransi. Proyek-proyek energi memiliki nilai investasi besar dan kompleksitas operasional yang membuat kebutuhan mitigasi risiko semakin penting.

        “Sektor hulu migas memiliki karakteristik investasi bernilai besar dengan proses operasional yang kompleks serta risiko keselamatan dan lingkungan yang tinggi. Oleh karena itu, perlindungan asuransi menjadi bagian penting dalam mitigasi risiko industri tersebut, mulai dari potensi kecelakaan kerja, kerusakan peralatan, hingga risiko dampak lingkungan,” ujar Dudi dalam keterangan tertulis, Jumat (30/10/2026).

        Ia menilai, dengan meningkatnya aktivitas hulu migas berdampak langsung kepada kebutuhan perlindungan aset. Pasalnya, risiko yang perlu ditanggung perusahaan asuransi mencakup kecelakaan kerja, kerusakan peralatan operasional, hingga potensi kerugian akibat dampak lingkungan.

        Untuk itu, sebagai anak usaha PT Pertamina (Persero), Tugu Insurance menempatkan sektor energi sebagai salah satu motor pertumbuhan bisnisnya. Perusahaan juga menangani sejumlah lini terkait, seperti migas, marine hull, dan aviation.

        “Kami memiliki rekam jejak yang kuat di lini bisnis ini, serta fokus pada pengelolaan risiko komersial, kebakaran, dan industri energi. Hal tersebut menjadi keunggulan kami dalam mendukung kebutuhan proteksi sektor energi nasional,” ujar Dudi.

        Di luar bisnis asuransi energi, Tugu Insurance juga mencatat laba bersih konsolidasi Rp480,29 miliar pada semester I-2026, tumbuh 76,87% dibandingkan Rp271,55 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan jasa asuransi mencapai Rp4,45 triliun atau meningkat 16,31%, sedangkan hasil jasa asuransi naik 85,56% menjadi Rp602,95 miliar.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Azka Elfriza
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: