Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Saham HSC Masih Muncul di IHSG, BEI Ungkap Penyebabnya

        Saham HSC Masih Muncul di IHSG, BEI Ungkap Penyebabnya Kredit Foto: Merlina Aryanti
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan seluruh saham yang masuk kategori High Shareholding Concentration (HSC) atau saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi telah dikeluarkan dari perhitungan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai Senin (2/11/2026). Namun, saham-saham tersebut ternyata masih terlihat dalam data indeks yang ditampilkan sejumlah penyedia informasi pasar.

        Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menjelaskan bahwa proses pengecualian saham HSC sebenarnya telah dilakukan sejak Jumat (30/10/2026), setelah perdagangan bursa berakhir. Dengan demikian, saham-saham tersebut sudah tidak diperhitungkan dalam mesin penghitungan indeks pada perdagangan hari ini.

        "Jadi di hari Jumat, setelah pasar tutup, seluruh saham HSC sudah dikeluarkan dari mesin perhitungan indeks. Mungkin hari ini ada beberapa data vendor yang masih belum menyesuaikan," ujar Jeffrey dalam keterangannya saat ditemui wartawan di Gedung BEI, Senin (2/11/2026).

        Menurutnya, perbedaan informasi yang masih terlihat bukan berasal dari proses penghitungan indeks oleh BEI, melainkan kemungkinan disebabkan oleh penyedia data pasar yang belum memperbarui sistemnya.

        "Jadi mungkin perhitungannya itu salahnya di data vendor," jelasnya.

        Penerapan kebijakan tersebut turut mengurangi jumlah saham yang diperhitungkan dalam IHSG. Dalam sesi tanya jawab, Jeffrey mengonfirmasi bahwa jumlahnya berkurang sekitar 100 saham. Meski demikian, BEI belum merinci angka pasti konstituen IHSG setelah penyesuaian.

        Jeffrey juga mengingatkan bahwa selain saham HSC, saham-saham yang tercatat di papan akselerasi selama ini memang tidak diperhitungkan dalam IHSG.

        Baca Juga: Simulasi IHSG Tanpa Saham HSC Tembus 6.120, Bobot Bank Besar Makin Dominan

        Baca Juga: Simulasi IHSG Tanpa Saham HSC Tembus 6.120, Bobot Bank Besar Makin Dominan

        Di sisi lain, penerapan kebijakan pengecualian saham HSC berlangsung ketika pergerakan pasar saham masih mengalami fluktuasi. Menanggapi kondisi IHSG pada hari pertama pemberlakuan aturan tersebut, Jeffrey menilai naik turunnya indeks merupakan bagian dari dinamika pasar.

        "Ya, naik turun itu kan memang dinamika pasar. Ya, mekanisme pasar sedang bekerja. Indeks hanya mengeluarkan itu," katanya.

        Dengan demikian, BEI menegaskan bahwa penyesuaian konstituen IHSG telah dilakukan sesuai jadwal. Sementara itu, perbedaan tampilan data yang masih ditemukan investor kemungkinan berkaitan dengan proses pembaruan informasi oleh masing-masing penyedia data pasar.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Merlina Aryanti
        Editor: Dian Ihsan

        Bagikan Artikel: