Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Polisi Temukan Transaksi Narkoba Masih Berlangsung di Lapak Pinggir Rel Kampung Bahari

        Polisi Temukan Transaksi Narkoba Masih Berlangsung di Lapak Pinggir Rel Kampung Bahari Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Aktivitas transaksi narkoba ternyata masih berlangsung di salah satu lapak pinggir rel Kampung Bahari, Jakarta Utara, ketika polisi menggelar penggerebekan pada Minggu (1/11/2026). Temuan tersebut diungkap Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Bismo Teguh Prakoso setelah operasi berlangsung.

        Bismo membenarkan bahwa petugas masih mendapati transaksi narkoba di lokasi tersebut. Karena itu, polisi berencana membongkar lapak-lapak yang diduga digunakan untuk aktivitas peredaran narkoba agar tidak kembali disalahgunakan.

        "Iya, masih (transaksi di lapak pinggir rel). Masih, masih, ya. Oleh karena itu, kita akan terus lakukan operasi ini, ya, di berbagai tempat dan juga pengejaran terhadap bandarnya," kata Bismo usai penggerebekan.

        Penggerebekan di Kampung Bahari dilakukan secara serempak dengan melibatkan sejumlah satuan kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN). Petugas bergerak dari berbagai arah untuk menjangkau titik-titik yang menjadi sasaran operasi.

        Salah satu jalur yang digunakan adalah kawasan rel kereta. Strategi tersebut membuat sejumlah personel kepolisian terlihat turun dari KRL dengan membawa perlengkapan masing-masing saat menuju lokasi penggerebekan.

        "Iya. Yang jelas kita melakukan penggerebekan dari berbagai sisi, ya. Ada dari berbagai arah, ya. Oleh karena itu kita lakukan serempak, kemudian kita berkolaborasi dengan semua pihak, dari BNN, dari Bareskrim, ya, kemudian dari Polda Metro Jaya, Brimob," ujar Bismo.

        Baca Juga: Influenza Merebak, OJK Waspadai Lonjakan Klaim Asuransi Kesehatan

        Untuk mendukung mobilitas petugas melalui jalur tersebut, kepolisian berkoordinasi dengan PT KAI Commuter. Perjalanan kereta luar biasa (KLB) rute Jakarta Kota-Tanjung Priok kemudian dilakukan sekitar pukul 06.25 WIB.

        VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan perjalanan khusus tersebut merupakan hasil koordinasi dengan kepolisian dan tidak berdampak pada perjalanan reguler menuju Tanjung Priok.

        Meski demikian, KAI Commuter mencatat tiga perjalanan reguler mengalami keterlambatan 4 hingga 19 menit. Keterlambatan itu disebabkan kerumunan warga di rel saat proses penggerebekan berlangsung.

        KAI Commuter pun menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jasa atas gangguan perjalanan tersebut.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Bagikan Artikel: