Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Sentil Peluang PSI Tembus DPR, Pengamat: Kemungkinan Besar Lolos karena Cuannya...

        Sentil Peluang PSI Tembus DPR, Pengamat: Kemungkinan Besar Lolos karena Cuannya... Kredit Foto: PSI
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pengamat komunikasi politik dan militer dari Universitas Nasional, Selamat Ginting, menilai Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memiliki peluang besar untuk lolos ke parlemen pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029.

        Menurut Ginting, peluang tersebut didukung oleh sumber pendanaan PSI yang dinilainya tidak terbatas. Kondisi itu, kata dia, berpotensi menjadi ancaman bagi partai-partai politik lain, termasuk Partai Gerindra yang disebut mulai memperhitungkan kekuatan PSI dalam persaingan politik mendatang.

        "Tentu partai-partai politik termasuk Gerindra itu sudah menghitung PSI. Kemungkinan PSI akan lolos di dalam parlemen kan juga sangat besar karena cuannya itu tidak tak terbatas. Nah, ini juga kan ancaman," ujarnya dalam kanal YouTube Forum Keadilan TV, dikutip Selasa (3/11).

        Sebelumnya, Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, menegaskan bahwa target partainya pada Pemilu 2029 telah mengalami perubahan.

        PSI tidak lagi hanya berfokus untuk melewati ambang batas parlemen (parliamentary threshold), tetapi kini membidik posisi sebagai partai dengan perolehan suara terbesar ketiga dalam pemilu mendatang.

        Sementara itu, Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina PSI, menyampaikan optimisme tinggi terhadap peluang partai tersebut pada Pemilu 2029.

        Baca Juga: Prabowo Disebut Masih Butuh Jokowi, Selamat Ginting Ungkap Alasan di Baliknya

        Jokowi bahkan mengaku tidak khawatir dengan wacana kenaikan ambang batas parlemen, termasuk jika persentasenya dinaikkan menjadi 5 hingga 8 persen.

        Menurutnya, PSI telah memiliki perhitungan politik yang matang untuk menghadapi persaingan tersebut. Ia juga menyebut masih ada target besar lainnya yang belum diungkapkan kepada publik.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: