Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        The Power of Netizen, Raffi Ahmad Kini Kehilangan Satu Sumber Cuan

        The Power of Netizen, Raffi Ahmad Kini Kehilangan Satu Sumber Cuan Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Gelombang desakan warganet terhadap sejumlah merek yang bekerja sama dengan Raffi Ahmad mulai mendapat respons. Perusahaan cat Nippon Paint secara resmi mengonfirmasi telah mengakhiri kontrak presenter sekaligus suami Nagita Slavina tersebut sebagai brand ambassador. 

        Kepastian itu disampaikan langsung oleh manajemen Nippon Paint melalui kolom komentar akun Instagram resminya, @nipponpaintID. Pernyataan tersebut sekaligus menjawab rasa penasaran warganet mengenai kelanjutan kerja sama perusahaan dengan Raffi Ahmad.

        “Perlu kami tegaskan bahwa kerja sama Nippon Paint Indonesia dengan Bapak Raffi Ahmad sebagai Brand Ambassador telah berakhir sejak April 2026. Jauh sebelum munculnya polemik maupun seruan boikot yang berkembang saat ini,” tulis akun resmi Nippon Paint.

        Baca Juga: Charly Van Houten: Saya Tidak Bela Raffi Ahmad, tapi Saya Ingin Sekadar Mengajak...

        Meski kontrak telah berakhir, sejumlah materi promosi yang masih menampilkan wajah Raffi Ahmad ternyata belum sepenuhnya diturunkan. Pihak perusahaan menjelaskan, proses pelepasan materi tersebut masih berlangsung secara bertahap karena membutuhkan penyesuaian teknis di lapangan.

        Di tengah penjelasan itu, beredar pula video di media sosial yang memperlihatkan salah satu armada kendaraan operasional Nippon Paint mulai menutupi wajah Raffi Ahmad menggunakan cat semprot. 

        Langkah Nippon Paint menjadi sorotan karena muncul di tengah ramainya desakan warganet agar merek-merek yang menggandeng Raffi Ahmad mengevaluasi kontrak promosi mereka.

        Baca Juga: Nagita Slavina: Ya Allah Aku Titipkan Suamiku, Dunia sedang Tidak Berpihak Padanya

        Tak hanya perusahaan cat tersebut, salah satu jaringan minimarket ternama yang menjadikan Raffi sebagai wajah promosi sejak 2022 juga ikut menjadi sasaran kritik.

        Sejumlah pengguna media sosial meminta manajemen minimarket tersebut segera mengambil sikap tegas. Bahkan, seruan boikot hingga ajakan beralih berbelanja ke toko lain bermunculan apabila perusahaan tetap mempertahankan Raffi Ahmad sebagai wajah promosi mereka.

        Gelombang protes terhadap Raffi Ahmad sendiri mengemuka setelah kehadiran sang artis dalam Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Kamis (29/10/2026), menuai kritik.

        Acara yang diselenggarakan Polda Metro Jaya itu dipersoalkan karena berlangsung hanya sehari setelah aksi demonstrasi mahasiswa dan masyarakat sipil di kawasan Bundaran HI pada Rabu (28/10/2026). Perbincangan semakin meluas setelah beredar pengakuan sejumlah orang yang menyebut dirinya dibayar untuk hadir seolah-olah sebagai mahasiswa dengan mengenakan jaket almamater perguruan tinggi. 

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: