Inflasi Medis Menggila, Zurich Cari Cara Rem Klaim Asuransi Kesehatan
Kredit Foto: Azka Elfriza
PT Zurich Asuransi Indonesia mengatakan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan inflasi medis berpotensi meningkatkan biaya perawatan medis dan menekan klaim asuransi kesehatan.
Direktur PT Zurich Asuransi Indonesia, Musi Samosir, mengatakan kenaikan biaya perawatan medis tidak terlepas dari pergerakan rupiah terhadap mata uang asing. Kondisi tersebut perlu diantisipasi karena dapat meningkatkan beban klaim pada lini asuransi kesehatan.
"Jadi, kami pasti sangat terdampak dengan kondisi yang terjadi secara makro. Medical inflation salah satu faktor yang berdampak langsung ke klaim asuransi kesehatan di Zurich," ungkap Musi dalam acara Konferensi Pers 35 Tahun Zurich Indonesia di Jakarta, Selasa (3/11/2026).
Untuk menghadapinya, Zurich menerapkan sejumlah langkah untuk menjaga klaim agar terkendali. Tidak hanya berfokus pada pembayaran klaim saat nasabah sakit, pengembangan layanan dan program pencegahan saat sehat juga digencarkan.
"Jadi, pada saat orang sakit, balik klaim ke kami. Itu tentu saja value dari insurance, yakni janji finansialnya produk asuransi. Namun, pada saat orang masih sehat, apa yang bisa asuransi lakukan? Jadi, Zurich berinvestasi di kemampuan, capability, service atau layanan yang bisa diberikan kepada nasabah saat mereka sehat," ucapnya.
Selain memperkuat layanan, Zurich juga menjalin kerja sama dengan berbagai pemain di ekosistem kesehatan, termasuk rumah sakit agar bisa mendorong biaya klaim sekaligus mencari solusi untuk biaya layanan kesehatan lebih berkelanjutan.
Kini, Zurich juga berinvestasi pada teknologi dan pengelolaan data untuk menekan klaim serta jenis penyakit tertentu. Salah satu penerapannya dengan program physical well-being melalui vaksinasi influenza.
Lebih lanjut, kata Musi, lini asuransi kesehatan masih menjadi salah satu penopang Zurich. Tercatat, premi dari lini asuransi kesehatan perusahaan telah mendekati Rp1 triliun per September 2026.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: