Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        PT Arfia Megah Perkuat Strategi Bisnis Berkelanjutan Melalui Benchmarking di Ajang Internasional

        PT Arfia Megah Perkuat Strategi Bisnis Berkelanjutan Melalui Benchmarking di Ajang Internasional Kredit Foto: Ist
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Arfia Megah memanfaatkan ajang Labdanation Fashion Week (LFW) Season III di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali untuk mempelajari penerapan standar kualitas dan produksi berkelanjutan di industri kreatif dan manufaktur.

        Acara yang mengusung tema "Threads of Legacy" tersebut berlangsung di Sunset Mandala Stage, Sira Village, Bali. LFW Season III disebut mencatatkan rekor Guinness World Records melalui peragaan 67 busana berbahan tekstil bersertifikasi keberlanjutan.

        Pimpinan PT Arfia Megah, Benjamin Bambang Juwono, bersama Irna Juwono menghadiri kegiatan tersebut. Kehadiran mereka menjadi bagian dari agenda kaji banding atau benchmarking untuk melihat perkembangan inovasi produk, praktik ramah lingkungan, serta penerapan standar mutu internasional.

        Benjamin mengatakan pencapaian dalam ajang tersebut menunjukkan potensi produk dan karya dalam negeri untuk bersaing di tingkat global melalui penerapan standar kualitas dan proses produksi berkelanjutan.

        Menurut dia, prinsip tersebut juga menjadi salah satu perhatian PT Arfia Megah dalam pengembangan bisnis, termasuk melalui Divisi Kesehatan dan lini produk Elsozo Group.

        Ia menyebut perusahaan berupaya mengembangkan produk yang memperhatikan aspek keamanan, kualitas, dan standar internasional.

        Sementara itu, Irna Juwono menilai kolaborasi lintas sektor dan pengawasan terhadap kualitas produksi menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan konsumen.

        LFW Soroti Produksi Berkelanjutan

        Labdanation Fashion Week Season III diinisiasi oleh PT Labda Anugerah Tekstil. Ajang tersebut mengangkat sejumlah isu terkait industri tekstil dan fesyen, mulai dari proses produksi ramah lingkungan, perlindungan sumber daya manusia, hingga kontribusi terhadap ekonomi sirkular.

        Penyelenggaraan acara ini juga menjadi ruang bagi pelaku industri untuk memperkenalkan praktik produksi yang memperhatikan aspek keberlanjutan.

        Bagi PT Arfia Megah, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk mempelajari penerapan standar global sekaligus memperluas jejaring bisnis antarpelaku industri.

        Perusahaan menyatakan kaji banding dan partisipasi dalam kegiatan internasional menjadi bagian dari upaya menyusun strategi pengembangan usaha, termasuk memperkuat kerja sama business-to-business (B2B).

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ferry Hidayat
        Editor: Ferry Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: