Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Jokowi Sudah Pamer Ijazah, Roy Suryo Tetap Ngotot Palsu, Alasannya Tiga...

        Jokowi Sudah Pamer Ijazah, Roy Suryo Tetap Ngotot Palsu, Alasannya Tiga... Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Meski Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) telah memperlihatkan ijazah pendidikannya di hadapan pengunjung sidang, Roy Suryo tetap tidak mengakui keaslian dokumen tersebut.

        Terdakwa dalam kasus dugaan fitnah terkait polemik ijazah itu mengungkap tiga hal yang menurutnya menjadi alasan untuk tetap meyakini dokumen pendidikan Jokowi palsu.

        Momen tersebut terjadi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Jakarta, Kamis (5/11/2026). Saat Jokowi memperlihatkan ijazah yang menjadi bukti kelulusannya, Roy Suryo yang berada di dekatnya langsung melontarkan komentar.

        "Wong palsu, kok ditunjukkan," kata Roy Suryo di samping Jokowi.

        Baca Juga: Jokowi Ogah Ijazahnya Diuji Ulang: Ini Dokumen Pribadi

        Salah satu hal yang dipersoalkan Roy adalah kualitas foto pada ijazah yang diperlihatkan Jokowi. Dia menilai foto dalam dokumen tersebut terlihat lebih tajam dibandingkan foto pada ijazah yang ditampilkan ketika gelar perkara sebelumnya.

        "Penglihatan saya adalah penglihatan seorang fotografer yang sudah sejak SMP itu mencetak," kata Roy kepada wartawan usai persidangan.

        Alasan kedua yang disoroti Roy berkaitan dengan kondisi fisik ijazah. Dia membandingkan dokumen yang diperlihatkan Jokowi dalam sidang dengan ijazah yang sebelumnya ditunjukkan pada 15 Desember 2025. 

        "Tapi yang jelas, memang ijazah itu berbeda dengan ijazah (yang ditunjukkan) tanggal 15 Desember. 15 Desember itu ijazahnya rapi, tidak ada rusak di bawah, tidak ada apa, lubang-lubang di bawah. Itu tadi jelas betul ijazahnya berbeda. Dan saya sudah memegang ijazah itu," ungkap Roy.

        Persoalan ketiga menyangkut keberadaan efek emboss dan watermark pada dokumen. "Yang dikatakan ada emboss, ada nggak? Nggak ada, tapi kalau watermark-nya memang diupayakan, tapi watermark-nya pun berbeda," ujar Roy.

        Di sisi lain, Jokowi justru mempertanyakan bagaimana Roy bisa menyimpulkan ijazahnya palsu meski belum pernah melihat dokumen asli secara langsung. Dalam kesaksiannya di hadapan majelis hakim, Jokowi mengaku tidak memahami dasar pemikiran terdakwa dalam membuat kesimpulan tersebut.

        "Keberatan semuanya, Yang Mulia. Wong melihat ijazah aslinya aja belum pernah kok sudah bisa menyimpulkan ijazah palsu gimana. Saya itu kadang-kadang enggak ngerti logika berpikirnya seperti apa," kata Jokowi di hadapan majelis hakim.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: