Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Jokowi Sebut Dumatno Baru Berusia 8 Tahun saat Ijazah S1 Terbit pada 1985

        Jokowi Sebut Dumatno Baru Berusia 8 Tahun saat Ijazah S1 Terbit pada 1985 Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menyebut Dumatno Budi Utomo masih berusia sekitar 8 tahun ketika ijazah S1 miliknya diterbitkan Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 1985. Keterangan tersebut disampaikan Jokowi saat menjadi saksi dalam persidangan kasus tudingan ijazah palsu dengan terdakwa dr. Tifauzia Tyassuma atau dr. Tifa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026).

        Jokowi mengatakan Dumatno lahir pada 1977, sedangkan ijazah sarjananya diterbitkan pada 5 November 1985. Dengan demikian, menurut perhitungan Jokowi, usia Dumatno saat itu masih sangat belia.

        "Dumatno masih berusia kurang lebih 8 tahun, Yang Mulia," kata Jokowi di hadapan majelis hakim.

        Pernyataan itu disampaikan ketika jaksa menanyakan apakah Jokowi mengenal Dumatno Budi Utomo atau memiliki hubungan keluarga dengannya. Pertanyaan tersebut berkaitan dengan adanya pihak yang membandingkan foto Jokowi dengan sosok Dumatno dalam sebuah unggahan video.

        Jokowi mengakui mengenal Dumatno dan menyebut pria tersebut masih memiliki hubungan darah dengannya. Ia menjelaskan bahwa Dumatno merupakan sepupu jauhnya karena berasal dari satu garis kakek buyut.

        "Kenal, Yang Mulia. Dumatno Budi Utomo adalah sepupu jauh saya. Itu satu kakek buyut," ujar Jokowi.

        Nama Dumatno sebelumnya dikaitkan oleh kubu Roy Suryo Cs dengan foto seseorang yang disebut tertera dalam ijazah S1 Jokowi. Isu tersebut kemudian menjadi salah satu hal yang ditanyakan kepada Jokowi dalam persidangan perkara tudingan ijazah palsu.

        Baca Juga: Jokowi Habis Kesabaran: Saya Tersinggung dan Marah Sekali

        Dalam persidangan terpisah dengan terdakwa Roy Suryo, Jokowi juga menegaskan foto yang tercantum dalam ijazah S1 miliknya merupakan dirinya sendiri, bukan Dumatno Budi Utomo. Ia bahkan mempertanyakan alasan penggunaan foto orang lain pada ijazah pribadinya.

        "Foto saya, Yang Mulia. Untuk apa dipasang fotonya Dumatno Budi Utomo?" kata Jokowi.

        Jokowi turut membeberkan ijazah S1 miliknya diterbitkan UGM pada 5 November 1985 dengan nomor register 11 1120. Dokumen tersebut, menurut keterangannya, ditandatangani Rektor UGM saat itu Profesor Dr. dr. Te Jacob dan Dekan Fakultas Kehutanan Profesor Doktor Soenardi Prawirohatmodjo.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Bagikan Artikel: