Kredit Foto: Istihanah
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, buka suara mengenai isu penyadapan eks Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) ke Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, persoalan tersebut berpotensi memengaruhi sentimen pelaku ekonomi, meski tidak secara langsung mengubah kondisi fundamental perekonomian Indonesia.
"Ya tentu sangat disayangkan ya terhadap penyadapan, dan ini tentu akibatnya adalah bukan dari segi fundamental, tapi dari sentimen karena ekonomi kan juga faktor psikologis juga itu mempengaruhi. Yang penting kita jaga fundamental aja," ujar Airlangga saat ditemui wartawan, Jumat (5/11/2026).
Meski demikian, Airlangga menilai pemerintah perlu menjaga kondisi fundamental ekonomi agar tetap kuat di tengah persoalan tersebut.
Ia juga menyinggung perlunya langkah tegas dalam menyikapi persoalan penyadapan. Menurutnya, ketegasan dalam mengambil kebijakan menjadi salah satu hal positif untuk merespons situasi tersebut.
Ketika ditanya apakah kalangan pengusaha telah menyampaikan kekhawatiran terkait dugaan penyadapan yang juga menyasar pelaku usaha, Airlangga menyebut persoalan itu melibatkan pengusaha tertentu.
Baca Juga: Bukan Pengkhianatan, Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit 'Kemungkinan' Demi Rakyat
"Ya tapi kan pengusaha tertentu dalam tanda petik," katanya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Aryo Hadi Wibowo
Editor: Dwi Aditya Putra