Dua Mantan Ketua MK Punya Kesan yang Sama ke Sosok Listyo: 'Merepotkan dan Suka Tempatkan Jenderal Berintegritas ke Posisi Buangan'
Kredit Foto: Istimewa
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie menyebut mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kerap menunjukkan sikap resistensi terhadap masukan masyarakat mengenai reformasi di tubuh Polri.
Jimly mengatakan sikap tersebut terlihat ketika dirinya memimpin Komite Percepatan Reformasi Polri yang dibentuk Presiden Prabowo Subianto. Dalam komite beranggotakan 10 orang itu, Listyo Sigit juga tercatat sebagai salah satu anggota.
Jimly mengaku menghadapi kesulitan saat memimpin komite karena Listyo disebut kerap menolak aspirasi masyarakat terkait pembenahan institusi kepolisian.
"Bahkan itu yang bikin repot saya saat memimpin Komite Percepatan Reformasi Polri, anggotanya Kapolri, jadi repot kita. Dia selalu resistance kalau menanggapi aspirasi masyarakat tentang reformasi polisi," kata Jimly dalam program ROSI yang ditayangkan di kanal YouTube Kompas TV, Jumat (6/11/2026).
Jimly juga menyebut rekomendasi reformasi Polri yang dihasilkan pada masa kepemimpinan Listyo Sigit tidak pernah dilaksanakan.
Sementara itu, mantan Ketua MK yang lain, Mahfud MD, sebelumnya mengungkapkan bahwa usulan reformasi Polri yang diinginkan Presiden Prabowo Subianto kerap kalah suara dalam pembahasan komite. Menurut Mahfud, perwakilan mantan petinggi Polri lebih dominan dibandingkan anggota dari unsur sipil.
Mahfud juga mengaku kerap menerima keluhan mengenai penempatan sejumlah perwira tinggi Polri yang dinilainya memiliki integritas.
Ia menyebut sebagian jenderal justru ditempatkan di daerah atau menduduki jabatan yang tidak strategis pada masa kepemimpinan Listyo Sigit.
"Saya lihat banyak jenderal-jenderal dibuang ke daerah atau kerap diposisikan di jabatan tak strategis," kata Mahfud dalam kesempatan lain di chanel Youtube Mahfud MD official.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: