Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Miliarder Warren Buffett Tak Minum Air Putih Selama 5 Dekade, Punya Pandangan Lain Soal Rahasia Panjang Umur

        Miliarder Warren Buffett Tak Minum Air Putih Selama 5 Dekade, Punya Pandangan Lain Soal Rahasia Panjang Umur Ilustrasi: Wafiyyah Amalyris K
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Miliarder Warren Buffett memiliki kebiasaan konsumsi minuman yang tidak biasa. Investor legendaris berusia 96 tahun itu disebut sudah hampir 48 tahun tidak menyentuh air putih dan lebih memilih minuman ringan manis berkarbonasi.

        Kisah unik tersebut diungkapkan Bill Ackman, pendiri sekaligus CEO Pershing Square, dalam siniar Equity Mates Investing pada akhir Oktober lalu. Pengakuan itu disampaikan Ackman saat mengenang pengalaman menjamu Buffett dalam sebuah acara makan malam di kediamannya.

        Dikutip dari VN Express, Ackman mengaku sudah mengetahui kegemaran Buffett terhadap minuman ringan. Karena itu, ia sengaja menyediakan sejumlah minuman kemasan untuk menyambut investor kawakan tersebut.

        Namun, Ackman tetap menawarkan pilihan lain berupa air putih dan air soda. Di luar dugaan, Buffett justru menolak kedua minuman tersebut dan meminta minuman manis kemasan.

        Ackman kemudian menanyakan apakah Buffett memang tidak pernah minum air putih.

        "Saya berkata, 'Anda tidak minum air putih?'. Dia [Buffett] menjawab, 'Bill, saya belum minum air putih selama 48 tahun," kenang Ackman.

        Ackman tidak menjelaskan secara terperinci kapan pertemuan makan malam tersebut berlangsung. Hingga kini, Buffett juga belum memberikan tanggapan mengenai pengakuan tersebut.

        Baca Juga: Jelang 10 November, Gerindra Tegaskan Wapres Gibran Belum Tentu Kalah di DPR

        Kegemaran Buffett terhadap minuman ringan manis sebenarnya bukan hal baru. Kebiasaan tersebut sudah beberapa kali terungkap dalam berbagai wawancara selama bertahun-tahun.

        Dalam wawancara bersama CNBC pada 2019, Buffett pernah mengaku mengonsumsi sekitar lima kaleng minuman manis kemasan setiap hari.

        Sementara itu, pada 2015, ia sempat mengatakan kepada Fortune bahwa seperempat tubuhnya terdiri dari minuman ringan yang menjadi favoritnya tersebut.

        Kebiasaan makan Buffett juga terbilang jauh dari pola konsumsi sehat yang umumnya dianjurkan. Ia dilaporkan kerap mengawali hari dengan menyantap hot dog, kue, hingga es krim dari restoran cepat saji.

        Buffett bahkan pernah mengungkapkan bahwa dirinya tidak tertarik menjalani pola makan yang terlalu ketat.

        "Jika saya hanya makan brokoli dan kubis Brussel sepanjang hidup, saya rasa saya tidak akan hidup selama ini. Saya akan menjalani setiap makan dengan perasaan seperti masuk penjara," ujarnya dalam sebuah kesempatan.

        Kebiasaan mengonsumsi minuman manis dan makanan cepat saji tentu berbeda dengan anjuran pola hidup sehat.

        Konsumsi gula, kalori, dan lemak secara berlebihan diketahui dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis.

        Meski demikian, Buffett memiliki pandangan tersendiri mengenai kebahagiaan dan umur panjang.

        Dalam wawancara pada 2023, ia menekankan bahwa menikmati kehidupan merupakan salah satu hal penting yang menurutnya berpengaruh terhadap panjang umur.

        "Saya pikir kebahagiaan membuat perbedaan yang sangat besar dalam hal umur panjang," ujarnya.

        Bagi Buffett, menikmati makanan dan minuman favorit menjadi salah satu bagian dari kebahagiaan tersebut. Kebiasaan itu pun menjadi sisi unik dari kehidupan salah satu investor terkaya di dunia.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Taufan Bara Mukti
        Editor: Taufan Bara Mukti

        Bagikan Artikel: