Polemik Oki Rengga Makin Ramai, Arie Kriting Beberkan Kronologi yang Berbeda dari Narasi Viral
Kredit Foto: Instagram
Komika Arie Kriting membeberkan kronologi di balik polemik Oki Rengga yang menjadi sorotan setelah insiden spanduk Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dalam pertandingan PSMS Medan. Menurut Arie, Oki sebenarnya sempat menawarkan diri untuk ikut memegang spanduk tersebut.
Penjelasan itu disampaikan Arie melalui akun Threads miliknya. Ia menyebut persoalan bermula ketika sejumlah orang berdiskusi mengenai boleh atau tidaknya spanduk Karhutla dibentangkan saat pertandingan berlangsung.
"Kalau dengar penjelasan Oki Rengga, kronologisnya kurang lebih. Ada orang diskusi soal spanduk Karhutla dibentangkan atau tidak. Oki nimbrung kasih solusi. Oki bahkan menawarkan jadi orang yang megang spanduk. Semua setuju," tulis Arie.
Arie kemudian menjelaskan adanya seorang suporter yang datang dan berbicara mengenai korban Karhutla. Menurutnya, Oki bermaksud menenangkan orang tersebut sekaligus menunjukkan bahwa dirinya memahami persoalan yang sedang disuarakan.
"Datang satu orang, ngomong soal korban Karhutla. Oki bermaksud menenangkan dia, bahwa Oki juga paham dan rela tetap bersuara untuk Karhutla meski dengan semua ancaman untuknya," terangnya.
Arie juga menegaskan bahwa tindakan Oki tidak bisa dimaknai sebagai bentuk penolakan terhadap perjuangan menyuarakan persoalan Karhutla. Ia menyebut temannya itu tetap berkomitmen untuk mendukung isu tersebut.
"Dan intinya Oki Rengga selalu dan akan tetap bersuara untuk Karhutla," sambungnya.
Namun, penjelasan Arie justru ikut menuai kritik dari warganet. Sejumlah respons menilai dirinya terlalu berlebihan dalam membela Oki Rengga.
Baca Juga: Dikritik karena Bela Oki Rengga soal Spanduk Karhutla, Arie Kriting Mendadak Private Akun Threads
Sebelumnya, Oki menjadi sorotan setelah aksinya menahan pembentangan spanduk bertuliskan pesan tentang Karhutla saat laga PSMS Medan berlangsung. Tindakan tersebut memicu kritik karena dinilai tidak berpihak pada masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan.
Oki kemudian memberikan klarifikasi bahwa dirinya tidak bermaksud melarang masyarakat menyampaikan pendapat. Ia mengimbau agar spanduk tidak dibentangkan ketika pertandingan berlangsung karena khawatir PSMS Medan menerima sanksi.
Polemik tersebut pun membuat Arie Kriting ikut terseret dalam perbincangan publik. Alih-alih meredakan kontroversi, penjelasannya mengenai kronologi kejadian justru memunculkan perdebatan baru di kalangan warganet.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama
Tag Terkait: