Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Rizky Ridho Ungkap Misi Penting Timnas Indonesia Selama TC di Bali

        Rizky Ridho Ungkap Misi Penting Timnas Indonesia Selama TC di Bali Kredit Foto: Instagram/officialjohnherdman
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pemusatan latihan Timnas Indonesia di Bali selama FIFA Matchday November 2026 menjadi kesempatan bagi para pemain untuk memperkuat kebersamaan dan membangun kekompakan tim. Bek skuad Garuda, Rizky Ridho, menilai agenda tersebut tetap memiliki manfaat meskipun tidak disertai pertandingan uji coba internasional.

        Menurut Rizky, keputusan menggelar pemusatan latihan di Bali telah dibicarakan dan disepakati bersama para pemain. Mereka melihat agenda tersebut sebagai kesempatan untuk semakin dekat satu sama lain di tengah belum pastinya rencana pertandingan.

        "Jadi mungkin ini solusinya, biar kita makin dekat satu sama lain. TC-nya di Bali," ujar Rizky Ridho dalam konferensi pers seusai pertandingan Persija Jakarta melawan Persebaya Surabaya di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (7/11/2026) malam WIB.

        Pemain Persija Jakarta itu juga meminta publik memahami keputusan tersebut. Menurutnya, PSSI dan tim pelatih sudah berusaha keras mencarikan lawan tanding agar Timnas Indonesia tetap bisa menjalani pertandingan selama periode FIFA Matchday.

        "Jadi, kami mohon dimaklumi, karena mereka (tim pelatih dan PSSI) juga sudah berusaha keras mencarikan lawan tanding untuk kami," tambah Rizky.

        Sebelumnya, sejumlah alternatif pertandingan sempat dibahas, termasuk menghadapi Yordania dan Kuwait. Namun, rencana tersebut belum dapat direalisasikan karena kendala lokasi dan belum adanya kepastian pertandingan.

        Opsi menggelar pemusatan latihan di Siprus serta pertandingan uji coba di Turki juga sempat dipertimbangkan. Pada akhirnya, tim nasional memilih mengalihkan agenda ke Bali dengan program latihan selama tujuh hari.

        John Herdman Gabungkan Pemain Utama dan Nama Baru

        Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyiapkan program latihan intensif selama pemusatan latihan di Bali. Agenda tersebut diarahkan untuk menjaga kesinambungan persiapan skuad Garuda menuju Kualifikasi Piala Dunia.

        Herdman berencana menggabungkan pemain dari skuad utama dengan sejumlah nama baru. Komposisi tersebut akan menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk mengevaluasi potensi pemain sekaligus memperluas pilihan dalam membangun kekuatan tim nasional.

        "Kami akan melibatkan kombinasi pemain dari skuad utama dan sejumlah pemain baru. Ini menjadi kesempatan untuk mengevaluasi potensi mereka, memperdalam pemahaman taktik, serta memperkuat kerja sama antarpemain dalam tim nasional," ujar Herdman.

        Selain mengevaluasi pemain, program latihan juga difokuskan pada peningkatan pemahaman taktik dan kualitas permainan. Dengan begitu, para pemain diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai organisasi permainan dan peran masing-masing di dalam skuad.

        Baca Juga: Rizky Ridho Bongkar Penyebab Timnas Indonesia Batal Lawan Yordania dan Kuwait, Ada Tim yang Menolak Pindah Venue

        Herdman menjelaskan, keputusan tidak melanjutkan agenda pertandingan di kawasan Timur Tengah diambil setelah mempertimbangkan penundaan Piala Asia AFC dan eskalasi situasi regional di kawasan tersebut.

        "Menyusul penundaan Piala Asia AFC serta mempertimbangkan eskalasi situasi regional di Timur Tengah, kami memutuskan untuk tidak melanjutkan agenda pertandingan yang sebelumnya direncanakan di kawasan tersebut," kata Herdman.

        Dengan program tersebut, TC Bali diharapkan tidak hanya menjaga kondisi dan kesiapan pemain, tetapi juga memperkuat hubungan antarpemain. Bagi Rizky Ridho, kesempatan untuk semakin dekat satu sama lain menjadi salah satu manfaat penting dari pemusatan latihan Timnas Indonesia kali ini.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Bagikan Artikel: