Vaksin Gotong Royong dari Swasta Diperkirakan Dibanderol Rp1 Juta

Vaksin Gotong Royong dari Swasta Diperkirakan Dibanderol Rp1 Juta Foto: Sufri Yuliardi

Muncul wacana vaksin gotong royong yang dipercaya akan mempercepat herd immunity. Vaksin yang diinisiasi oleh pengusaha tersebut akan meringankan tugas pemerintah.

Direktur Klinik Pintar IDI, Harya Bimo mendukung wacana tersebut karena dianggap bisa membantu pemerintah untuk mencapai target pelaksanaan vaksinasi dalam kurun waktu secepat-cepatnya.

“Ini akan mempercepat proses herd immunity di dalam negeri. Bila mau diselesaikan secara cepat, maka dibutuhkan vaksin setidaknya satu juta per hari, dan itu akan sangat berat jika dilaksanakan oleh pemerintah saja. Peran swasta sangat diperlukan,” ujarnya di Jakarta, dikutip Selasa 23 Februari 2021.

Harya berpendapat, izin pembelian vaksin oleh perusahaan swasta akan mengurangi beban anggaran pemerintah. Sebagian karyawan tidak perlu mengeluarkan biaya vaksin, karena akan dibebankan ke perusahaan.

Meski demikian, ia belum bisa memastikan berapa harga pasti dari vaksin yang akan digunakan dalam program vaksin gotong royong ini. Harya menjelaskan, banderolnya akan berbeda-berbeda karena akan ditentukan oleh berbagai macam faktor.

"Saya memperkirakan, jika vaksin yang dipilih adalah Moderna, Sputnik dan Sinopharm, harga vaksin gotong royong akan berada di kisaran Rp500 ribu sampai Rp1 juta. Kemungkinan juga bisa berubah, akibat banyak faktor yang mempengaruhi seperti bahan baku, efikasi dari setiap vaksin, biaya logistik untuk distribusi, serta faktor teknologi penyimpanan vaksin tersebut,” tuturnya.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini