Orang-orang Perlu Tahu, China Rupanya Semakin Keras Tekan DK PBB Setop Kekejian Israel

Orang-orang Perlu Tahu, China Rupanya Semakin Keras Tekan DK PBB Setop Kekejian Israel Kredit Foto: Asia News

Sebagai Ketua Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB), China akan menekan anggota dewan tersebut untuk berkontribusi dalam mengatasi konflik Palestina-Israel.

"Kami juga mendesak Amerika Serikat bertanggung jawab dengan bersikap adil dan bekerja sama dengan mayoritas masyarakat internasional serta mendukung DK PBB menjalankan perannya dalam meredakan situasi, membangun kepercayaan publik, dan meningkatkan penyelesaian politik," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian. 

Baca Juga: Debat Terbuka DK PBB Bahas Palestina Berakhir Gak Jelas! Rusia, China hingga Prancis Geleng-geleng

Menurut dia, China dan komunitas internasional telah memberikan perhatian terhadap masalah di Palestina.

"Sebagai Ketua DK PBB pada Mei ini, China telah memainkan peranan yang aktif untuk memediasi," ujarnya.

Pada Minggu (16/5/2021) malam, Menteri Luar Negeri China Wang Yi telah memimpin pertemuan Dewan Keamanan PBB yang membahas situasi di Timur Tengah, termasuk masalah Palestina.

Dalam pertemuan tersebut, China mengajukan empat usulan untuk mengatasi konflik Palestina-Israel.

Usulan pertama, gencatan senjata dan penghentian kekerasan menjadi prioritas utama. China mengutuk keras aksi kekerasan terhadap warga sipil dan sekali lagi mendesak kedua belah pihak segera menghentikan tindakan militer dan permusuhan serta menghentikan berbagai langkah yang dapat memperburuk situasi, termasuk serangan udara, serangan darat, dan peluncuran roket.

Kedua, bantuan kemanusiaan merupakan kebutuhan yang mendesak. China mendesak Israel agar bersungguh-sungguh memenuhi kewajibannya berdasarkan perjanjian internasional, mencabut semua blokade dan pengepungan Gaza sesegera mungkin, menjamin keamanan dan hak-hak warga sipil di wilayah Palestina yang diduduki, dan memberikan akses bantuan kemanusiaan. 

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini