Ratusan WN China Tiba di Bandara Soetta, Pekerja Proyek Strategis Nasional

Ratusan WN China Tiba di Bandara Soetta, Pekerja Proyek Strategis Nasional Kredit Foto: Viva

Sebanyak 140 warga negara asing (WNA) China kembali mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pada Senin, 17 Mei 2021. WN China itu tiba di Indonesia dengan menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 8990 rute Guangzhou-Cengkareng. 

Para WNA China itu tiba di Bandara Soetta, Cengkareng dengan menggunakan dokumen Kartu Izin Tinggal Sementara (KITAS) atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM.
 
Seperti diketahui, kedatangan ratusan WN China di Indonesia ini memang tengah disorot. Bukan kali ini saja, ratusan WN China ini tiba di Indonesia secara bergelombang di tengah aturan peniadaan mudik atau pengetatan perjalanan dalam negeri bagi warga selama periode 6-17 Mei 2021.

Baca Juga: Orang-orang Perlu Tahu, China Rupanya Semakin Keras Tekan DK PBB Setop Kekejian Israel

Dalam sepekan terakhir, sudah ada lima rombongan WN China tiba di Indonesia. Pada 11 Mei 2021, 103 WN China tiba di Soetta dengan menggunakan Maskapai China Southern CZ 8353 dari Senzhen. Selanjutnya pada 12 Mei, pesawat Charter Sriwijaya Air tiba dari Hangzhou membawa 149 WN China.

Kemudian pada 13 Mei, sebanyak 110 WN China mendarat di Cengkareng dengan menggunakan Maskapai Xiamen Air MF855 dari Fuzhou; Pada 15 Mei Maskapai China Southern tiba dari Guangzhou membawa 158 WN China, dan pada 17 Mei 2021, Maskapai Pelat Merah Garuda Indonesia mengangkut 147 WNA China dari Guangzhou ke Tanah Air.

Executive General Manager Bandara Soetta, Agus Haryadi mengatakan para WN China tiba di Bandara Soetta dengan menggunakan pesawat berjadwal bukan pesawat charter.  Mereka memiliki izin untuk bekerja pada proyek strategis nasional.

Setidaknya ada 12 penerbangan internasional yang tiba di Bandara Soetta pada Senin kemarin, dan semuanya merupakan pesawat terjadwal dengan rute tujuan Bandara Soetta.

"Mengenai pesawat charter (bagi WNA China) tadi ada wacana dari pemerintah kemungkinan di-hold dulu, atau kalau dimungkinkan ke tujuan akhir dari pada tujuannya," kata Agus Haryadi saat dikonfirmasi.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini