Laba Bersih Mandiri Sekuritas Melonjak 201%

Laba Bersih Mandiri Sekuritas Melonjak 201% Kredit Foto: Sufri Yuliardi

PT Mandiri Sekuritas membukukan kinerja positif pada semester I 2021. Pendapatan usaha perusahaan pada per 30 Juni 2021 tercatat sebesar Rp465 miliar. Angka itu meningkat 61% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan pendapatan ini turut mengerek perolehan laba bersih menjadi Rp94 miliar. Angka tersebut meningkat signifikan sebesar 201% dibandingkan periode yang sama pada 2020.

Baca Juga: Ekonomi Indonesia di Tengah Tekanan Pandemi, KBI Catatkan Pertumbuhan Laba 40,6%

Kinerja solid Mandiri Sekuritas didukung terutama oleh kemajuan bisnis retail yang pesat dan global bond melalui perusahaan anak Mandiri Securities Pte. Ltd (Mandiri Securities Singapore). Peningkatan bisnis retail perusahaan tahun ini masih mengikuti tren pertumbuhan pada 2020.

"Pendapatan bisnis di lini ini meningkat 189% yang dicapai di periode yang sama tahun 2020," kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Mandiri Sekuritas, Silva Halim, di Jakarta, kemarin.

Sementara itu, lanjut dia, jumlah nasabah Mandiri Sekuritas meningkat 73% per 30 Juni 2021 dibanding periode yang sama pada 2020. Tren ini didukung oleh perubahan gaya hidup masyarakat dari tradisional ke digital selama pandemi Covid-19.

Perubahan gaya hidup masyarakat menjadi digital, kinerja pasar modal yang tangguh selama pandemi, besarnya likuiditas, berkurangnya mobilitas, serta meningkatnya akses informasi dan edukasi melalui media digital yang lebih mudah mendorong naiknya inklusi keuangan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cukup stabil di kisaran 6.000 di Semester I 2021 dengan proyeksi target 6.850 akan tercapai di akhir tahun 2021.

Pasar obligasi juga mengalami rebound pada Kuartal II 2021. Hal itu seiring dengan penurunan yield SUN dengan kembali masuknya investor asing ke pasar obligasi, setelah sempat terkoreksi di Kuartal I 2021.

"Secara total imbal hasil, investasi di pasar obligasi pada Kuartal II 2021 sebesar +3,4%, menghapus imbal hasil negatif di Kuartal I 2021 yang tercatat -2,4%, sehingga secara year-to-date pasar obligasi mencatatkan +1%, yang berarti melanjutkan tren kinerja yang baik," lanjut Silva.

Menurutnya, pertumbuhan bisnis Mandiri Sekuritas yang sangat kuat juga didukung oleh pendapatan bisnis global bond dari Mandiri Securities Singapore yang meningkat 32% per 30 Juni 2021 dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2020.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini