Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -
Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis menilai rendinilai wajar. Ia menyebut umat membutuhkan pemimpin yang bisa mengaji.
"Saya secara pribadi mendukung," katanya belum lama ini.
Lanjutnya, ia menyebut usulan tes baca Alquran merupakan bentuk aspirasi masyarakat Aceh yang memang lebih relegius
"Tentunya ini tidak menggugurkan mereka sebagai capres, tapi menjadi nilai lebih faktor elektoral," ujarnya lagi.
Ia pun meyakini bahwa usulan tersebut bukan untuk menjatuhukan wibawa salah satu paslon, melainkan usulan yang positif.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Editor: Vicky Fadil