Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

TBIG Bukukan Pendapatan Rp 2,43 Triliun

Warta Ekonomi -

WE Online, Jakarta - PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) berhasil untuk meningkatkan perolehan pendapatan pada kuartal III-2014 sebesar 24,4% menjadi Rp 2,43 triliun dari Rp 1,95 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

"Sehingga, jika perolehan pendapatan ini disetahunkan maka total pendapatan perseroan mencapai Rp 3,40 triliun atau meningkat 26,4% dibandingkan pencapaian periode penuh tahun 2013," ujar CEO TBIG Hardi Wijaya Liong dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (11/11/2014).

Pada kuartal III-2014 ini laba bersih perseroan mencapai Rp 1,17 triliun atau meningkat sebesar 84,12% dibandingkan dengan laba bersih periode yang sama tahun sebelumnya Rp 737,39 miliar.

Kemudian EBITDA menjadi sebesar Rp 1,99 triliun untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2014 atau meningkat 24,8% jika dibandingkan dengan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2013. Jika disetahunkan berdasarkan kuartal III dapat mencapai Rp 2,79 triliun atau terjadi peningkatan 26,7% dibandingkan pencapaian periode penuh tahun 2013.

Per 30 September 2014 total pinjaman (debt) perseroan jika bagian pinjaman dalam mata uang US dollar diukur dengan menggunakan kurs lindung nilainya adalah sebesar Rp 13,50 triliun dan total pinjaman senior (gross senior debt) sebesar Rp 9,64 triliun. Dengan saldo kas yang mencapai Rp 584 miliar maka total pinjaman bersih (net debt) menjadi Rp 12,92 triliun dan total pinjaman senior bersih (net senior debt) perseroan menjadi Rp 9,06 triliun.

Rasio pinjaman senior bersih (net senior debt) terhadap EBITDA triwulan ketiga yang disetahunkan adalah 3,24x dan rasio pinjaman bersih (net debt) terhadap EBITDA triwulan ketiga yang disetahunkan adalah 4,63x. Ini berarti TBIG masih mempunyai ruang untuk pendanaan lebih lanjut berdasarkan rasio yang disyaratkan dalam perjanjian pinjaman perseroan serta obligasi beredenominasi dolar Amerika dan rupiah.

TBIG memiliki 18,802 penyewaan dan 11,686 site telekomunikasi per 30 September 2014. Site telekomunikasi milik perseroan terdiri dari 10.623 menara telekomunikasi, 967 shelter-only, dan 96 jaringan DAS. Dengan angka total penyewaan pada menara telekomunikasi sebanyak 17.739 maka rasio kolokasi (tenancy ratio) perseroan menjadi 1,67.

"Kami telah menyelesaikan 1,774 site telekomunikasi build-to-suit baru selama sembilan bulan di tahun ini di mana angka pertumbuhan ini hampir setara dengan pertumbuhan site yang dicapai di tahun penuh 2013. Di kuartal ini kami juga menandatangani perjanjian penukaran saham dengan PT Telkom atas saham di PT Dayamitra Telekomunikasi yang akan mempererat hubungan kami dengan Telkom," tukasnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Cahyo Prayogo

Advertisement

Bagikan Artikel: