Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Pakar Hidrologi Minta Pemda Perkuat Mitigasi Bencana Banjir

Pakar Hidrologi Minta Pemda Perkuat Mitigasi Bencana Banjir Kredit Foto: Antara/Hamka Agung
Warta Ekonomi -

Pemerintah daerah perlu memperkuat upaya mitigasi bencana banjir dengan meningkatkan kapasitas masyarakat.

Pakar hidrologi dan sumber daya air dari Universitas Jenderal Soedirman, Yanto mengatakan, penguatan upaya mitigasi bencana banjir perlu menjadi perhatian pada 2022 ini.

"Peningkatan kapasitas masyarakat sebagai salah satu mekanisme pengurangan risiko bencana, dengan program berbasis masyarakat, menjadi faktor penting, terutama pada daerah rawan bencana banjir," ujarnya di Puwokerto, Minggu (16/1/2022).

Ia meminta pemerintah daerah membekali masyarakat dengan pelatihan kebencanaan.

"Masyarakat perlu diberikan pelatihan mengenai manajemen kebencanaan, mulai dari pencegahan, tanggap darurat hingga penanggulangan bencana, simulasi bencana, pemahaman mengenai jalur evakuasi jika terjadinya bencana dan lain sebagainya," jelasnya.

Lebih lanjut, dia juga mengingatkan mengenai pentingnya membangun rumah yang tahan banjir guna mendukung upaya pengurangan risiko bencana.

Rumah tahan banjir dirancang sebagai alternatif pengendalian banjir melalui modifikasi pada beberapa material dan sistem pengaliran air hujan.

"Modifikasi yang dimaksud adalah dengan mengganti material tanah urug yang dipadatkan sebagai dasar lantai bangunan dengan kerikil," tuturnya.

Dia mengatakan, kerikil memiliki kekuatan struktur yang baik dan mampu meresap air dengan debit yang relatif besar.

"Salah satu bukti pemanfaatan kerikil untuk mendukung struktur bangunan adalah pada balas jalan rel. Selain menggunakan kerikil di bawah lantai bangunan. Saluran air hujan yang biasanya dari atap bangunan dialirkan ke lahan dan ke sistem drainase," katanya. (antara)

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Boyke P. Siregar

Tag Terkait:

Bagikan Artikel:

Video Pilihan