Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Ratusan Ribu Personel Gabungan Dikerahkan Dalam Operasi Ketupat 2022

Ratusan Ribu Personel Gabungan Dikerahkan Dalam Operasi Ketupat 2022 Kredit Foto: Antara/Fakhri Hermansyah
Warta Ekonomi -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, ratusan ribu personel gabungan dikerahkan dalam Operasi Ketupat 2022 untuk pengamanan arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah/2022.

“Operasi Ketupat 2022 yang dilibatkan 144.329 personel, terdiri dari Mabes, Polda, 70 ribu dan gabungan instansi terkait turun ke lapangan,” kata Sigit saat rapat koordinasi lintas sektor di Mabes Polri pada Kamis (14/4).

Saat ini, kata Sigit, pihaknya sudah mulai melakukan berbagai kegiatan untuk persiapan arus mudik Lebaran 2022. Seperti survei, rapat koordinasi, pengecekan langsung di lapangan antara Korps Lalu Lintas (Korlantas) dan Kementerian Perhubungan.

“Hari ini kita laksanakan rapat koordinasi, besok kita peninjauan dari Merak sampai wilayah beberapa titik yang biasa menjadi potensi kemacetan tinggi, mulai Bakauheni, Merak, Jawa Tengah sampai Banyuwangi dan Bali,” ujarnya.

Sigit berharap, langkah-langkah persiapan tersebut bisa mengurai atau mengurangi potensi-potensi kemacetan saat arus mudik maupun arus balik Lebaran 2022.

“Mulai besok, kita melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD), seminggu sebelum masuk operasi dan seminggu setelah melakukan operasi,” ujarnya.

Menurut dia, pihaknya sudah melakukan pemetaan beberapa masalah, baik di ruas jalan tol maupun di luar ruas jalan tol, di luar arteri dan luar jalan tol serta tempat wisata. “Kita menghadapi potensi perlambatan akibat aktivitas rel sebidang, pasar dadakan dan penyebab alam baik longsor atau banjir,” katanya.

Sigit menambahkan Polri juga akan melakukan pembangunan atau siapkan posko-posko pengamanan, yaitu pos pelayanan, pos pengamanan dan pos terpadu. Diharapkan, pos pelayanan dan terpadu ini menyiapkan gerai-gerai vaksin untuk masyarakat.

“Sehingga, masyarakat yang akan mudik belum vaksinasi kemudian bisa divaksinasi di pos-pos ini. Kita harapkan bisa melaksanakan semaksimal mungkin, di samping melakukan upaya untuk mengurai kemacetan, tapi bagaimana masyarakat yang melintas kita lakukan upaya-upaya menjaga agar laju COVID-19 di bulan Ramadhan bisa dijaga,” katanya.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Editor: Boyke P. Siregar

Tag Terkait:

Bagikan Artikel:

Video Pilihan