Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Anies Baswedan Ganti Nama Kota Tua Jadi Batavia, Rocky Gerung: Berhenti Jadi Gubernur DKI dan Jadi Gubernur Hindia Belanda Modern, Indonesia

Anies Baswedan Ganti Nama Kota Tua Jadi Batavia, Rocky Gerung: Berhenti Jadi Gubernur DKI dan Jadi Gubernur Hindia Belanda Modern, Indonesia Kredit Foto: Antara/M Risyal Hidayat
Warta Ekonomi, Jakarta -

Masa jabatan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta tak akan lama lagi segera berakhir. Anies pun tak ada tanda-tanda ingin mengendorkan kerjanya jelang “lengser” dan fokus pada penyelesian programnya.

Salah satu yang terbaru adalah Anies yang mengganti nama Kawasan Kota Tua yang selesai direvitaslisasi dengan nama baru "Batavia”.

Mengenai perubahan nama kawasan Kota Tua menjadi Batavia ini, Pengamat Politik Rocky Gerung angkat suara. Rocky mengaitkan hal ini dengan “serangan” yang kerap Anies terima menjelang masa akhir jabatnnya.

Baca Juga: Anies Baswedan Nggak Main Lapor Soal Pencatutan Fotonya, Refly Harun Blak-blakan: Sikap Ini Harus Jadi Contoh Pejabat Publik Lain!

“Anies diintai dan Anies punya potensi untuk menghasilkan kembali reputasinya, dimana? Di dalam kebijakan yang dibuat. Kemarin kota tua diganti namanya jadi Batavia, orang merasa Anies akan berhenti jadi Gubernur DKI dan jadi Gubernur Jenderal Hindia Belanda Modern yaitu Indonesia,” jelas Rocky melalui kanal Youtube miliknya yang bersama Hersubeno Arief dari Forum News Network (FNN), dikutip Selasa (13/9/22).

Sebelumnya, Anies Baswedan mengatakan nama Batavia dipilih karena mencerminkan masa lalu, tapi dirancang dan dikemas sebagai kota modern masa depan.

"Kota ini kawasan ini disebut Kota Tua, tapi kita rancang ulang sehingga Kota Tua ini menjadi kota masa depan, namanya Batavia mencerminkan masa lalu, tapi konsepnya mencerminkan kota modern masa depan. Itu yang sedang dibangun di tempat ini," kata Anies dalam sambutannya di acara pembukaan kembali kawasan Kota Tua dan Groundbreaking CP202 MRT, di Kota Tua, dikutip dari detik.com, Selasa (13/9/22).

Nasib Anies Selesai Masa Jabatan

Berakhirnya masa jabatan sebagai Gubernur DKI Jakarta menurut Rocky tidak akan terlalu “bepengaruh” pada sosok Anies.

Bahkan Rocky menganggap untuk bisa tetap eksis sampai Pilpres 2024 nanti, Anies bisa membuat semacam LSM atau lembaga sosial yang langsung terjun untuk bisa membantu masyarakat tanpa harus dipusingkan dengan birokrasi-birokrasi yang melekat pada pejabat.

“Anies punya kesempatan baru untuk membangun sebut saja semacam LSM, itu kan sekadar lembaga saja karena Anies sendiri sudah melembaga di benak publik sebagai calon presiden. Mungki satu hari setelah dia lengser dia harus deklarasikan Anies Baswedan Institute atau Anies Batavia Independen, jadi semua hal bisa dilakukan,” jelas Rocky.

Baca Juga: Pembencinya Jangan Kelojotan! Dituding Bapak Politik Identitas, Anies Baswedan Resmikan Dua Gereja: Menambah Kedamaian untuk Jakarta!

Rocky bahkan yakin setelah Anies selesai di DKI 1 dan kembali aktif di kegiatan lainnya, maka elektabilitas Anies bisa terus meningkat.

“Dan saya bisa taruhan begitu Anies mengucapkan lembaga barunya, itu elektabilitasnya naik lagi karena orang anggap Anies serius walau diberhentikan di posisi formalnya tapi secara informal dia tokoh politik kan itu enaknya, dan Anies justru lepas dari beban birokrasi di DKI sehingga dia bisa muter ke Indonesia,” jelas Rocky.

Baca Juga: Meski di-Endorse Jokowi, Ganjar Merendah dan Ngaku Nggak Punya Prestasi, Pengamat: Memang Benar Adanya, jadi Gubernur yang Terburuk

Penulis: Bayu Muhardianto
Editor: Bayu Muhardianto

Advertisement

Bagikan Artikel: