Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Permintaan Ekspor Melonjak, Harga CPO Naik jadi Rp11.025 per Kilogram

Permintaan Ekspor Melonjak, Harga CPO Naik jadi Rp11.025 per Kilogram Kredit Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya
Warta Ekonomi, Jakarta -

Harga komoditas minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) naik di sesi perdagangan minggu ini. Untuk di Provinsi Riau, harga CPO Rp 11.025,87 per kilogram dan harga Kernel Rp 6.399,49 per kilogram.

Pada Selasa (27/9/2022), minyak sawit berjangka Malaysia berakhir melesat 1,05% menjadi 3.737per ton atau US$ 820,68 per ton dan mengakhiri penurunannya selama tiga hari beruntun.

"Kenaikan harga CPO terjadi disebabkan oleh lonjakan ekspor di tengah permintaan yang naik dari India menjelang hari raya besar. India yang merupakan importir utama CPO dunia, kembali meningkatkan permintaan akan CPO Indonesia," kata Kabid Pengolahan dan Pemasaran, Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Defris Hatmaja di Pekanbaru, Selasa (27/9/2022).

India, kata Defris, meningkatkan permintaannya untuk bersiap menghadapi festival Diwali bulan depan."India secara agresif membeli minyak sawit dari Indonesia karena harga menarik dan permintaan festival semakin dekat," ungkapnya.

Menurut The Solvent Extractors' Association of India (SEA) bahwa total permintaan India tersebut meningkat tiga kali lipat dari Indonesia, jika dibandingkan dengan periode empat bulan sebelumnya.

"Selain itu, ringgit Malaysia yang terkoreksi terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kian membuat harga CPO lebih murah untuk pembeli yang menggunakan mata uang asing," jelasnya. 

Baca Juga: Lihat Anies Pakai Private Jet, Ferdinand Hutahean: Dia Salah Satu Oligarki Migas?

Penulis: Boyke P. Siregar
Editor: Boyke P. Siregar

Advertisement

Bagikan Artikel: