Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Megawati Habis Dihujat Gegara Nyinyir Ibu-ibu Pengajian, Ruhut Sitompul Nggak Terima: Dia Sukses dan Taat Menjalankan Ajaran Agama!

Megawati Habis Dihujat Gegara Nyinyir Ibu-ibu Pengajian, Ruhut Sitompul Nggak Terima: Dia Sukses dan Taat Menjalankan Ajaran Agama! Kredit Foto: Instagram/Ruhut Sitompul
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kader PDIP Ruhut Sitompul angkat suara Pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri soal kebiasaan ibu-ibu ke pengajian yang dianggap tidak mengurus anak-anak mereka.

Ruhut mengaku heran dengan pihak yang kerap memojokkan nahkoda partainya.

“Dimana salahnya nasehat Ibu Megawati Soekarnoputri Ketua Umum PDI Perjuangan Presiden RI ke 5 tolong jangan berpikir yang negatif,” ungkapnya, dikutip dari cuitannya di Twitter, Selasa (21/2/2023).

Menurutnya, apa yang disampaikan Mega sekadar berbagi pengalaman dari caranya mendidik anak-anaknya.

Baca Juga: Abu Janda Merapat Dukung Prabowo Subianto, Temannya Fadli Zon di Gerindra Girang: Alhamdulillah, Sangat Positif

“Ini pengalaman Ibu dalam menbagi waktu mengurus dan mendidik anak-anaknya dan faktanya Sukses semua dan taat menjalankan ajaran Agama,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Megawati melalui pidatonya mengaku heran dengan ibu-ibu yang gemar ke pengajian.

Pernyataan itu disampaikan saat pidatonya yang menjadi pemateri Seminar Nasional Pancasila dalam Tindakan: 'Gerakan Semesta Berencana Mencegah Stunting, Kekerasan Seksual pada Anak dan Perempuan, Kekerasan dalam Rumah Tangga, serta Mengantisipasi Bencana' di Jakarta Selatan pada Kamis (16/2/2023).

Baca Juga: Telak! Agar Lancar Ucapkan 'Subhanahu wa ta'ala' dan 'Shallallahu 'alaihi wasallam', Megawati Diminta Rajin-rajin Ikut Pengajian

“Saya melihat ibu-ibu tuh ya maaf ya sekarang kan kayaknya budayanya beribu maaf, jangan lagi saya di-bully. Kenapa toh seneng banget ngikut pengajian ya? Iya lho maaf beribu maaf, saya sampai mikir gitu lho," kata Mega.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Editor: Bayu Muhardianto