Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

BYD Resmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Listrik di Subang 3 September 2026

BYD Resmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Listrik di Subang 3 September 2026 Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Produsen otomotif asal China, BYD, dijadwalkan meresmikan fasilitas perakitan kendaraan energi baru di Subang Smartpolitan Industrial Park, Jawa Barat, pada Kamis, 3 September 2026. Peresmian fasilitas tersebut rencananya dihadiri Presiden Prabowo Subianto.

Manajemen BYD menyatakan pembangunan fasilitas perakitan tersebut merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan di Indonesia. Pabrik yang berada di Kabupaten Subang itu memiliki luas sekitar 126 hektare.

Peresmian pabrik tersebut mundur dari target awal BYD yang sebelumnya memproyeksikan fasilitas mulai beroperasi pada kuartal I 2026. Hingga Juli 2026, nama BYD juga belum tercatat dalam laporan produksi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang mencakup 26 merek dengan kegiatan produksi kendaraan secara lokal.

Meski demikian, aktivitas manufaktur secara terbatas telah berlangsung di fasilitas Subang. Sejumlah kendaraan hasil rakitan lokal bahkan telah digunakan untuk kebutuhan operasional dan uji kendara.

Head of PR & Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan mengatakan beberapa unit yang digunakan untuk kegiatan test drive sudah merupakan kendaraan yang diproduksi di fasilitas tersebut.

Tiga model kendaraan listrik disebut menjadi produk awal yang dirakit di Subang, yakni BYD M6 DM, BYD M6 EV, dan BYD Atto 1.

Baca Juga: Harga Mobil BYD Agustus 2026: Ada yang Naik Rp12 Juta

Pembangunan fasilitas tersebut juga menjadi bagian dari upaya BYD memenuhi ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk kendaraan listrik yang diproduksi di Indonesia. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2023, kendaraan listrik lokal pada periode 2022-2026 diwajibkan memenuhi batas minimal TKDN sebesar 40%.

Kehadiran fasilitas perakitan di Subang menjadi langkah BYD untuk memperkuat basis produksinya di Indonesia sekaligus mendukung pemenuhan persyaratan kendaraan listrik produksi lokal.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait: