Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Singgung Percepatan Pemilu Budi Arie, Bestari Barus: Arahan Jokowi Jelas

Singgung Percepatan Pemilu Budi Arie, Bestari Barus: Arahan Jokowi Jelas Kredit Foto: Vico - Biro Pers Sekretariat Presiden
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua DPP PSI Bidang Politik, Bestari Barus, mengungkap isi pertemuannya dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jawa Tengah, Senin (31/8/2026).

Dalam pertemuan itu, Jokowi menyinggung pernyataan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi yang belakangan ramai diperbincangkan publik. Bestari menegaskan, ucapan Budi Arie soal percepatan pemilu tidak mencerminkan sikap resmi Jokowi.

"Jadi bila mana ada hal yang seperti itu bersebarangan dengan apa yang disampaikan Pak Jokowi kepada kami, kami menganggap bahwa itu ya bisa saja itu kesalahan ngomong atau ngomong tidak pada tempatnya," jelasnya, dikutip Selasa (1/9).

"Sehingga itu menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat, di mana Pak Jokowi perintahkan kita untuk kawal Prabowo-Gibran dua periode. Tapi ada yang nyeletuk-nyeletuk dengan sengaja kemudian menyebarluaskan potongan omongan itu pada publik," imbuhnya.

Dalam potongan video yang viral, Budi Arie menyebut insting politiknya mengarah pada percepatan pemilu, yang disambut sorakan “Siap!” dari audiens.

"Saya ingin sampaikan, tadi saya udah bisik ke Pak Jokowi, 'Pak, kok insting saya ini lebih cepat dari 2029?'. Apakah kita mau? Belum tentu kita mau. Kita masih ngomong ke Pemilu 2029. Kalau terjadi percepatan gimana? Kita siap, enggak?" ucap Budi Arie yang langsung dijawab seruan "Siap!" dari audiens.

Baca Juga: Jokowi: Politik Boleh Beda, Jangan Jadi Ajang Hinaan

Budi Arie kemudian membandingkan kondisi sosial‑ekonomi saat ini dengan masa transisi Orde Baru ke Reformasi 1997–1999, ketika pemilu digelar lebih cepat pada 1999.

"Ini terjadi yang namanya kalau menurut pendapat saya terjadi yang namanya patahan sejarah, bagaimana tahun 97 itu tiba-tiba pemilu berikutnya 99. Dan potensi ini bukan tak ada, sangat besar dengan keresahan masyarakat dan kondisi ekonomi saat ini yang betul-betul tidak membuat masyarakat happy," tandasnya.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya