- Home
- /
- New Economy
- /
- Energi
Pacu Ekonomi Banten Selatan, PLN Kejar Penyelesaian Infrastruktur Listrik Tanjung Lesung
Kredit Foto: Istimewa
PT PLN (Persero) memperkuat kesiapan infrastruktur kelistrikan untuk mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung dan pertumbuhan ekonomi di Banten Selatan.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan jajaran manajemen PLN ke Gardu Induk (GI) 150 kV Tanjung Lesung dan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Menes Baru–Tanjung Lesung pada Senin (31/8).
Pembangunan kedua infrastruktur tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034. Penguatan jaringan transmisi dan gardu induk dilakukan untuk meningkatkan keandalan sistem sekaligus mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan listrik.
SUTT 150 kV Menes Baru–Tanjung Lesung menghubungkan GI 150 kV Menes Baru dengan GI 150 kV Tanjung Lesung. Infrastruktur ini memiliki panjang 33 kilometer sirkit (kms) dengan 101 titik tower. Hingga saat ini, progres pembangunannya mencapai 87,23 persen dan ditargetkan selesai pada 2026.
Sementara itu, pembangunan GI 150 kV Tanjung Lesung berkapasitas 2 x 60 MVA telah mencapai progres 51,32 persen.
Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar, mengatakan kesiapan infrastruktur kelistrikan diperlukan seiring dengan pengembangan kawasan Tanjung Lesung.
“PLN memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan berjalan seiring dengan pengembangan kawasan Tanjung Lesung. Dengan pasokan listrik yang semakin andal dan kapasitas yang memadai, kami berharap kehadiran infrastruktur ini dapat memberikan keyakinan bagi investor sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi di wilayah Banten Selatan,” ujar Suroso.
General Manager PLN UIP JBB Yasir mengatakan pihaknya terus mengawal pembangunan proyek agar dapat diselesaikan sesuai target pada 2026.
Menurutnya, keberadaan GI 150 kV Menes Baru, GI 150 kV Tanjung Lesung, dan SUTT Menes Baru–Tanjung Lesung diharapkan mendukung peningkatan aktivitas ekonomi, investasi, dan pariwisata di kawasan tersebut.
Manajer UPP JBB 4 Sigit Hardiyanto menambahkan, percepatan pembangunan terus dilakukan dengan tetap memperhatikan keselamatan dan kualitas pekerjaan.
Dengan beroperasinya infrastruktur tersebut, PLN berharap keandalan pasokan listrik di Banten Selatan meningkat. Infrastruktur ini juga diharapkan mendukung pengembangan investasi, pariwisata, penciptaan lapangan kerja, serta pertumbuhan KEK Tanjung Lesung.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: