Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Investor Pasar Modal Tembus 31,6 Juta, Ajaib Bidik Generasi Muda Lewat ETF

Investor Pasar Modal Tembus 31,6 Juta, Ajaib Bidik Generasi Muda Lewat ETF Kredit Foto: Ajaib
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ajaib, platform investasi digital yang telah melayani jutaan investor di seluruh Indonesia, menyambut baik pertumbuhan investor pasar modal di Surabaya yang terus menunjukkan tren positif.

Sebagai bagian dari komitmen memperluas literasi dan edukasi pasar modal, Ajaib hadir sebagai mitra edukasi dalam Sekolah Pasar Modal yang diselenggarakan Bursa Efek Indonesia (BEI) di Surabaya. Dalam kegiatan tersebut, Ajaib memperkenalkan Exchange Traded Fund (ETF), salah satu instrumen investasi yang semakin diminati investor Indonesia.

Kegiatan ini diikuti lebih dari 50 peserta, yang didominasi generasi muda dengan antusiasme mempelajari investasi sejak dini.

Melalui Sekolah Pasar Modal, Ajaib memperluas jangkauan edukasinya secara langsung ke Surabaya. Sesi edukasi dibawakan oleh Ratih Mustikoningsih, Financial Expert Ajaib, yang memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pengenalan ETF, mekanisme perdagangan, hingga manajemen risiko dalam investasi ETF.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan interaksi sepanjang sesi. Hal tersebut menunjukkan tingginya minat generasi muda Surabaya untuk memahami ETF secara lebih mendalam.

"ETF kini menjadi salah satu instrumen yang makin diminati karena risikonya lebih terukur dan likuiditasnya baik, sehingga cocok untuk investor pemula," kata Ratih Mustikoningsih, Financial Expert Ajaib, saat memaparkan materi di Sekolah Pasar Modal Surabaya.

Langkah Ajaib menyasar generasi muda sejalan dengan demografi investor pasar modal Indonesia yang masih didominasi kalangan muda. Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, per Juli 2026, investor individu saham berusia di bawah 30 tahun mencapai 53,85% dari total investor ekuitas domestik. Angka tersebut menunjukkan besarnya peran generasi muda dalam mendorong pertumbuhan investor ritel Indonesia.

Keterlibatan Ajaib dalam inisiatif bersama BEI di Surabaya juga sejalan dengan visi perusahaan untuk meningkatkan literasi keuangan generasi muda Indonesia sekaligus memperluas akses terhadap investasi yang aman dan inklusif.

Ajaib berharap semakin banyak generasi muda yang mampu memahami, mengelola, dan mengembangkan potensi finansialnya sejak dini, sejalan dengan pergeseran demografi investor yang semakin didominasi kalangan muda.

Momentum tersebut turut mencerminkan tren pertumbuhan investor secara nasional. Data BEI per 15 September 2026 mencatat total investor pasar modal Indonesia mencapai 31.632.107 Single Investor Identification (SID). Jumlah tersebut bertambah lebih dari 11,28 juta investor baru sepanjang tahun berjalan atau tumbuh sekitar 55,45% dibandingkan akhir 2025.

Bagi Ajaib, tren tersebut menjadi pengingat bahwa edukasi mengenai risiko dan mekanisme investasi perlu terus diperluas, seiring dengan semakin beragamnya pilihan instrumen yang kini dapat diakses oleh investor pemula.

AVP Digital Marketing & Branding Ajaib Azizah menyampaikan bahwa pertumbuhan investor di Indonesia tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak.

Baca Juga: Prabowo Ungkap ‘Senjata Ajaib’ RI Hadapi Perang Global: Ternyata Bukan Minyak Bumi

Baca Juga: Investor Asing Net Sell Rp216,24 Miliar, ANTM Jadi Saham Paling Banyak Dilepas

"Pertumbuhan investor di Indonesia pada tahun ini merupakan hasil dari kolaborasi banyak pihak, dan Ajaib bangga menjadi bagian dari perjalanan itu. Semakin banyak anak muda Surabaya yang berani mengambil langkah pertama berinvestasi, dan itu adalah kemenangan bersama untuk masa depan keuangan Indonesia," ujar Azizah.

Melalui edukasi tersebut, Ajaib mempertegas komitmen berkelanjutan perusahaan dalam mendukung inklusi keuangan di Indonesia. Langkah Ajaib di Surabaya melanjutkan rangkaian edukasi yang sebelumnya telah menjangkau berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Pulau Bangka, Bandung, Malang, Yogyakarta, hingga Nusa Tenggara Barat.

Bagi Ajaib, pertumbuhan investor bukan hanya soal angka, tetapi juga memastikan setiap investor baru, di mana pun mereka berada, memahami instrumen dan risiko investasi sebelum mulai berinvestasi.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Dwi Aditya Putra

Tag Terkait: