Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Jasa Marga Suntik Modal Rp6,5 Triliun ke Anak Usaha untuk Bangun Tol dan Jembatan

Oleh: Keterbukaan informasi

Jasa Marga Suntik Modal Rp6,5 Triliun ke Anak Usaha untuk Bangun Tol dan Jembatan Kredit Foto: Jasa Marga
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) menyuntikkan modal Rp6,54 triliun kepada PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) melalui anak usahanya, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT).

Mengutip keterbukaan informasi BEI, Selasa (22/9/2026), penyertaan modal dalam bentuk shareholder loan (SHL) tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan bridging refinancing JJC 2026 serta kebutuhan operasional lainnya.

Dana tersebut digunakan untuk mendukung kegiatan perencanaan, pembangunan, pengoperasian, dan pemeliharaan jalan tol beserta fasilitas pendukungnya.

Secara keseluruhan, Jasa Marga menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp12 triliun hingga akhir 2026, termasuk untuk investasi proyek jalan tol.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A Purwantono mengatakan realisasi capex hingga semester I 2026 masih sesuai rencana. Perseroan memperkirakan total capex investasi dapat mencapai sekitar Rp12 triliun hingga akhir tahun.

“Serapan capex hingga tahun ini sangat tergantung pada kondisi realisasi di lapangan. Namun kami estimasikan bahwa capex investasi sampai dengan akhir tahun 2026 ini mencapai sekitar Rp12 triliun,” ujar Rivan.

Di tengah minimnya tender ruas tol baru, Jasa Marga akan tetap fokus mengembangkan dan mengoptimalkan bisnis jalan tol yang sudah ada.

“Kami pastikan Jasa Marga tidak semata-mata berorientasi pada penambahan ruas baru, tapi juga memastikan bahwa setiap peluang investasi yang dipertimbangkan dapat memberikan nilai tambah dan mendukung keberlanjutan bisnis,” tegasnya.

Kejar Penyelesaian Jogja-Bawen

Dari sisi proyek, Jasa Marga menargetkan Jalan Tol Jogja-Bawen Seksi 6 Ambarawa-Junction Bawen sepanjang 5,21 kilometer dapat selesai dan beroperasi pada akhir 2026.

Rivan mengatakan ruas tersebut kini memasuki tahap Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO).

Baca Juga: Jasa Marga Target Tol Jogja-Bawen Seksi 6 Beroperasi Akhir 2026

Baca Juga: Jasa Marga (JSMR) Raup Laba Rp1,90 Triliun pada Semester I-2026

Selain Seksi 6, JSMR juga tengah menyelesaikan Simpang Susun (SS) Banyurejo di Seksi 1 Sleman-Banyurejo. Proses Provisional Hand Over (PHO) ditargetkan berlangsung pada akhir September setelah seluruh pekerjaan selesai.

Jalan Tol Jogja-Bawen sendiri memiliki enam seksi dengan total panjang sekitar 75,62 kilometer, dari Sleman hingga Junction Bawen yang terkoneksi dengan Tol Semarang-Solo.

Jasa Marga juga menyiapkan sekitar 61 kilometer ruas tol baru untuk dioperasikan secara bertahap pada awal 2027. Selain Jogja-Bawen, proyek tersebut mencakup Tol Probolinggo-Banyuwangi dan Tol Jogja-Solo.

Pada Tol Probolinggo-Banyuwangi sepanjang 49,68 kilometer, ruas Probolinggo-Situbondo Barat telah selesai. Sementara itu, ULFO tengah dilakukan untuk ruas Paiton-Besuki sebagai persiapan operasional awal 2027.

Untuk Tol Jogja-Solo, ruas Kartosuro-Prambanan telah beroperasi secara komersial. Adapun konstruksi ruas Prambanan-Maguwoharjo serta Trihanggo-Junction Sleman masih berlangsung dengan target pengoperasian secara bertahap pada 2027.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Editor: Dian Ihsan