Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Perkuat Logistik Kebencanaan, BGR Logistik Kolaborasi dengan Pemda di Berbagai Daerah

Perkuat Logistik Kebencanaan, BGR Logistik Kolaborasi dengan Pemda di Berbagai Daerah Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT BGR Logistik Indonesia (BLI) memperkuat kesiapan dukungan logistik untuk kondisi darurat melalui kolaborasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan daerah. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi bantuan dapat bergerak cepat dan terkoordinasi ketika bencana terjadi.

Sebagai anak perusahaan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dan bagian dari Holding Pangan ID FOOD, BLI terlibat dalam kegiatan Penguatan dan Peningkatan Kapasitas Klaster Logistik Provinsi Kalimantan Selatan yang digelar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 22-23 September 2026 di Banjarmasin.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas dukungan logistik penanggulangan bencana di Kalimantan Selatan.

BNPB menekankan pentingnya koordinasi antar pemangku kepentingan agar sumber daya dan dukungan logistik dapat dimanfaatkan secara efektif ketika kondisi darurat terjadi.

Bagi BLI, keterlibatan dalam klaster logistik tersebut menjadi bagian dari upaya memanfaatkan kapabilitas dan pengalaman perusahaan untuk mendukung kebutuhan logistik dalam situasi kebencanaan.

Penguatan kesiapsiagaan tersebut juga didukung pengalaman BLI dalam menangani kebutuhan logistik saat bencana. Pada Agustus 2026, BLI melalui program BLI Peduli NTT turut mendukung penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.

Dukungan dilakukan melalui kapabilitas logistik perusahaan untuk membantu mempercepat distribusi bantuan kemanusiaan berupa beras, tenda, dan kebutuhan pokok kepada masyarakat terdampak.

Direktur Utama PT BGR Logistik Indonesia Syailendra mengatakan pengalaman di NTT menjadi contoh pemanfaatan kapabilitas logistik dalam situasi kemanusiaan.

“Apa yang kami lakukan di NTT merupakan bentuk nyata bagaimana kapabilitas logistik dapat dimanfaatkan dalam situasi kemanusiaan. Ketika terjadi bencana, bantuan perlu bergerak cepat,” ujar Syailendra.

Menurut dia, kemampuan logistik tersebut juga akan digunakan dalam kolaborasi dengan BNPB di Kalimantan Selatan.

Keterlibatan BLI di Kalimantan Selatan dan NTT menunjukkan dua pendekatan dalam dukungan kebencanaan, yakni kesiapsiagaan melalui penguatan kapasitas dan kolaborasi serta respons langsung melalui distribusi bantuan ketika bencana terjadi.

BLI menilai pengelolaan logistik dalam situasi bencana membutuhkan koordinasi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi kemanusiaan, dan pemangku kepentingan lainnya. Dengan jaringan operasional dan pengalaman logistik yang dimiliki, perusahaan berupaya menjadi bagian dari ekosistem tersebut.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat