Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Timnas Indonesia Punya Senjata Rahasia di FIFA ASEAN Cup 2026, Bisa Turunkan Skuad Penuh

Timnas Indonesia Punya Senjata Rahasia di FIFA ASEAN Cup 2026, Bisa Turunkan Skuad Penuh Kredit Foto: Instagram/@timnasindonesia
Warta Ekonomi, Jakarta -

Timnas Indonesia memiliki satu keuntungan penting saat tampil di FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda berpeluang menurunkan kekuatan terbaik karena turnamen tersebut masuk dalam kalender resmi FIFA.

Status itu membuat klub memiliki kewajiban melepas pemain untuk memperkuat tim nasional. Kondisi tersebut membuka peluang bagi Indonesia memanggil para pemain terbaik, termasuk penggawa yang berkarier di luar negeri.

Pengamat sepak bola Mohammad Kusnaeni menilai situasi tersebut membuat posisi Indonesia cukup menguntungkan dibandingkan peserta lainnya. Selain dapat mengandalkan skuad penuh, Indonesia juga berstatus sebagai tuan rumah turnamen.

"Karena bisa menurunkan skuad penuh, selain juga menjadi tuan rumah," kata Kusnaeni di Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Keuntungan tersebut menjadi pembeda penting jika dibandingkan dengan Piala AFF. Pada turnamen yang berada di luar kalender FIFA, klub tidak selalu memiliki kewajiban untuk melepas pemain ketika negara membutuhkan tenaga mereka.

Akibatnya, tim nasional yang tampil di Piala AFF tidak selalu dapat membawa seluruh pemain terbaiknya. Kondisi itu dapat membuat komposisi skuad berubah karena sejumlah pemain yang berkarier di luar negeri masih terikat agenda klub.

Situasi berbeda kini terbuka bagi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup. Pemain-pemain yang memperkuat klub luar negeri memiliki peluang lebih besar untuk bergabung karena turnamen tersebut berada dalam kalender resmi FIFA.

Kusnaeni menilai FIFA ASEAN Cup juga memiliki nilai dan prestise yang lebih besar dibandingkan Piala AFF. Menurutnya, perbedaan status tersebut membuat level kedua kompetisi menjadi berbeda.

"Jadi sekarang kalau kita bikin tier, (Piala AFF) ini sudah jadi tier 2, tier 1-nya ini FIFA ASEAN Cup," ujarnya.

Indonesia pun datang dengan komposisi yang cukup lengkap. PSSI sebelumnya telah mengumumkan 23 pemain untuk FIFA ASEAN Cup 2026, termasuk sejumlah nama yang berkarier di klub luar negeri.

Baca Juga: Jay Idzes Absen di FIFA ASEAN Cup, Kurniawan Justru Lihat Peluang Besar untuk Bek Timnas Indonesia

Beberapa di antaranya adalah Emil Audero, Maarten Paes, Elkan Baggott, Justin Hubner, Kevin Diks, Nathan Tjoe-A-On, Dean James, Calvin Verdonk, Ivar Jenner, Thom Haye, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen. Kehadiran para pemain tersebut memberi John Herdman lebih banyak pilihan dalam menyusun komposisi tim.

FIFA ASEAN Cup 2026 akan berlangsung mulai 25 September hingga 5 Oktober. Indonesia menjadi tuan rumah untuk Divisi 1 dan tergabung di Grup A bersama Singapura, Malaysia, serta Bangladesh.

Rizky Ridho dan kawan-kawan akan mengawali perjuangan menghadapi Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9). Setelah itu, Indonesia dijadwalkan menghadapi Malaysia pada 28 September dan Bangladesh pada 1 Oktober.

Bagi Indonesia, kesempatan menurunkan skuad penuh membuat FIFA ASEAN Cup menjadi panggung yang berbeda dari turnamen regional sebelumnya. John Herdman kini memiliki kesempatan bekerja dengan komposisi pemain yang lebih lengkap untuk menghadapi persaingan di Asia Tenggara.

Kusnaeni sebelumnya juga menyebut turnamen ini menjadi ujian penting bagi Herdman setelah periode adaptasi bersama Timnas Indonesia. Dengan skuad yang lebih lengkap dan status sebagai tuan rumah, ekspektasi terhadap performa Garuda di turnamen ini pun ikut meningkat.

Dengan modal tersebut, Indonesia akan memulai perjalanan di FIFA ASEAN Cup dengan kekuatan yang relatif lebih lengkap. Tantangan berikutnya adalah bagaimana Herdman memaksimalkan pemain yang tersedia ketika Garuda mulai menghadapi Singapura pada laga pembuka.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama