Ekosistem Ekonomi Digital Makin Kuat, BI Bidik Wisman Lewat Indonesia Travel Pack
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Bank Indonesia (BI) memperkuat konektivitas pembayaran digital bagi wisatawan mancanegara (wisman) melalui penguatan inisiatif Indonesia Travel Pack, yang diperkenalkan dalam gelaran Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia dan Indonesia Fintech Summit & Expo 2026 (FEKDI x IFSE 2026). Inisiatif ini menyasar wisman dari negara-negara yang belum tercakup dalam konektivitas QRIS Antarnegara.
Diketahui bahwa langkah ini berjalan bersamaan dengan peluncuran inisiasi konektivitas QRIS Antarnegara Indonesia-Hong Kong dan Indonesia-Timor Leste. Melalui Indonesia Travel Pack, BI berharap wisatawan mancanegara dapat lebih mudah berbelanja di Indonesia menggunakan sistem pembayaran yang aman dan efisien.
Di tengah perluasan infrastruktur pembayaran digital ini, BI juga menyoroti kebutuhan talenta yang mampu mengembangkan dan menjaga ekosistem ekonomi keuangan digital.
Sejalan dengan hal tersebut, dalam penutupan acara, Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta memberikan penghargaan kepada pemenang QRIS Jelajah Kuliner Indonesia (QJI) 2026, sebuah program yang melibatkan generasi muda dalam perluasan literasi dan akseptasi pembayaran digital.
Baca Juga: BI Perluas QRIS Cross Border ke Hong Kong dan Timor-Leste
“Melalui QRIS Jelajah Kuliner Indonesia, kami berharap generasi muda dapat terus berperan dalam memperluas akseptasi pembayaran digital sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner nusantara kepada masyarakat secara lebih luas. Semangat perluasan akseptasi QRIS ini juga sejalan dengan upaya Bank Indonesia dalam memperkuat konektivitas pembayaran lintas batas melalui perluasan kerja sama QRIS Antarnegara," ujar Filianingsih dalam keterangan resmi, Minggu (27/9/2026).
Untuk diketahui, FEKDI x IFSE 2026 mencatat sekitar 30.000 pengunjung secara daring dan luring, dengan lebih dari 30 seminar dan talkshow yang melibatkan lebih dari 40 institusi serta 50 ahli dan praktisi ekonomi dan keuangan digital.
Selain itu, acara ini juga menghadirkan lebih dari 340 business and talent matching untuk mempertemukan kebutuhan industri dengan talenta digital, sebagai bagian dari program pengembangan talenta melalui Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) Digital Talent Expo, Business and Talent Matching, serta PIDI Hall of Fame.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait: