Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

PDIP Sindir Jokowi: Mungkin Besok-besok, Kalau Ditanya Ijazah, Cukup Tunjukkan KTA

PDIP Sindir Jokowi: Mungkin Besok-besok, Kalau Ditanya Ijazah, Cukup Tunjukkan KTA Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Guntur Romli melontarkan sindiran tajam terhadap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Hal itu terjadi setelah mantan presiden tersebut menunjukkan kartu tanda anggota (KTA) Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Guntur mempertanyakan keputusan politikus senior itu memperlihatkan KTA PSI. Menurut Guntur, tindakan tersebut justru menimbulkan pertanyaan baru karena kartu itu tidak sedang menjadi dokumen yang dipersoalkan oleh publik.

Baca Juga: Gibran Tak Dibela Koalisi Prabowo dan Jokowi, PSI: Bukan Soal Karena Orangnya...

“Mungkin besok-besok, kalau ditanya ijazah, cukup tunjukkan KTA. Tapi buat yg dungu saja,” pungkas Guntur, dikutip Senin (28/9/2026).

Diketahui, Jokowi memperlihatkan kartu tanda anggota dan menyatakan dirinya memang telah menjadi anggota dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di 14 Oktober 2025.

Jokowi sebelumnya menjelaskan alasan dirinya menunjukkan KTA PSI. Ia mengatakan masih terdapat pihak yang tidak percaya bahwa dirinya telah resmi menjadi bagian dari PSI.

Karenanya, Jokowi memilih membuka kartu tersebut di hadapan publik untuk membuktikan status keanggotaannya.

“Sudah setahun yang lalu. Banyak yang nggak percaya, sekarang saya buka saja kartu anggota saya ini,” tegas Jokowi.

Baca Juga: PSI Ogah Cuma Andalkan Jokowi: Semua Wajib Bekerja Keras

Bagi Jokowi, keberadaan kartu itu tersebut menjadi bukti bahwa informasi mengenai dirinya bergabung dengan PSI. Ia menegaskan bahwa keanggotaannya telah dimulai sejak 14 Oktober 2025.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar