Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

PLN Kantongi 159 Perusahaan Data Center, Konsumsi Energi Tembus 2.378 GWh

PLN Kantongi 159 Perusahaan Data Center, Konsumsi Energi Tembus 2.378 GWh Kredit Foto: PLN
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT PLN (Persero) mencatat konsumsi energi perusahaan data center di Indonesia telah mencapai 2.378 gigawatt hour (GWh), dengan total kapasitas tersambung sebesar 2.038 megavolt ampere (MVA). Jumlah tersebut diserap oleh 159 pelanggan data center yang saat ini resmi tercatat sebagai pelanggan PLN.

Executive Vice President Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Enterprise PLN, Dini Sulistyawati, menyebut sebaran data center tersebut masih terkonsentrasi pada sistem kelistrikan Jawa-Madura-Bali, dengan Jawa Barat menjadi salah satu klaster data center terbesar.

“Kami percaya ini baru permulaan. Kecerdasan buatan, cloud computing, layanan digital, serta pertumbuhan ekonomi digital Indonesia akan terus menciptakan kebutuhan listrik baru dalam skala yang sangat signifikan,” ungkap Dini dalam gelaran Electricity Connect 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Banten, dikutip Senin (28/9/2026).

Namun, pengembangan data center mulai merambah ke luar wilayah tersebut, termasuk Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Seiring dengan perluasan tersebut, kebutuhan pasokan listrik dari sektor teknologi diperkirakan terus meningkat, sehingga diperlukan perencanaan infrastruktur ketenagalistrikan yang selaras dengan karakteristik kebutuhan di masing-masing wilayah.

Untuk itu, PLN mendorong pendekatan early alignment atau koordinasi sejak tahap awal pengembangan. Hal ini penting agar pengembangan pembangkit dan jaringan dapat selaras dengan proyeksi pertumbuhan kebutuhan data center ke depan.

“Komitmen lebih awal dan koordinasi lebih erat dari kedua belah pihak, didukung oleh proyeksi permintaan yang lebih jelas, jadwal energisasi yang realistis, kecepatan pengembangan kapasitas yang tepat, serta kerja sama yang lebih kuat antara PLN, pelanggan, dan pemerintah. Oleh karena itu, pengelolaan komitmen pusat data harus menjadi proses perencanaan bersama,” pungkasnya.

Total Pelanggan PLN 2025

Direktur Teknologi, Teknik, dan Keberlanjutan PT PLN (Persero), Edwin Nugraha Putra, menyebut total pelanggan PLN pada 2025 mencapai 96 juta. Jumlah tersebut diproyeksikan meningkat dan berpotensi menembus 100 juta pelanggan pada 2026.

Baca Juga: Bahlil Tawarkan Lahan dan Energi RI untuk Data Center: 'Pulau Kami Masih Terlalu Banyak'

Baca Juga: 10 Juta Ton Biomassa RI Bisa Buka 150 Ribu Green Jobs, Ini Strategi PLN EPI

Pada tahun lalu, total penyaluran energi yang diserap masyarakat mencapai 317 terawatt hour (TWh), yang disalurkan melalui pembangkitan dengan total energi sebesar 80 gigawatt (GW). Total pendapatan perseroan mencapai US$35 miliar pada 2025.

“PLN telah beroperasi selama 80 tahun melayani negara Indonesia. Saat ini ada 96 juta customer di PLN. Mungkin insyaallah tahun ini tembus angka 100 juta,” tutupnya dalam agenda Energy Week yang digelar BRIN.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Dwi Aditya Putra