Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

5 Keuntungan Mengelola Omnichannel Ecommerce dari Mana Saja

5 Keuntungan Mengelola Omnichannel Ecommerce dari Mana Saja Kredit Foto: Antara/Muhammad Bagus Khoirunas
Warta Ekonomi, Jakarta -

Penjualan omnichannel ecommerce hampir selalu berjalan tanpa jeda, sedangkan pemilik bisnis jarang berada di satu tempat sepanjang hari. Akibatnya, keputusan penting sering tertunda hanya karena data tertinggal di komputer kantor.

Tren belanja lewat video commerce di Indonesia yang terus tumbuh membuat channel penjualan semakin beragam, sehingga kebutuhan untuk mengakses data lewat software inventory cloud based pun semakin meningkat. Dalam hal ini, opsi yang kerap dibandingkan oleh pebisnis termasuk Mekari Desty sebagai pilihan lain untuk pengelolaan ecommerce omnichannel yang terjangkau. Berikut lima keuntungan mengelola bisnis dari mana saja yang bukan hanya menawarkan kenyamanan, tetapi juga manfaat operasional penting.

1. Pesanan dari Semua Channel Tetap Terpantau di Luar Kantor

Pesanan dari berbagai channel penjualan bisa masuk di luar jam kerja kantor. Dengan kemampuan memantau pesanan dari mana saja, masalah yang muncul pada pesanan dapat segera dikenali tanpa harus menunggu Anda kembali ke kantor.

Batas waktu pengemasan dan pengiriman pada setiap channel tetap berjalan walaupun pemilik sedang berada di luar lokasi kerja. Oleh karena itu, pemantauan jarak jauh membantu menjaga ketepatan waktu pengiriman, yang berperan penting dalam menjaga kepuasan pelanggan.

2. Respons Lebih Cepat Saat Kampanye Berlangsung

Pada masa kampanye penjualan, kondisi stok dapat berubah dalam hitungan jam. Kemampuan mengakses data stok secara real-time dari mana saja memudahkan penyesuaian alokasi stok antar channel sebelum persediaan benar-benar habis.

Kecepatan respons ini penting untuk mencegah pembatalan pesanan, mengingat tingkat pembatalan menjadi salah satu komponen dalam penilaian performa penjual di marketplace. Dengan demikian, respons cepat membantu mempertahankan reputasi baik di platform penjualan.

3. Tim di Beberapa Lokasi Bekerja pada Data yang Sama

Dalam pengelolaan omnichannel, tim gudang, admin, dan pembelian sering kali tersebar di lokasi berbeda. Dengan sistem berbasis cloud, semua anggota tim dapat mengakses satu sumber data yang sama, tanpa perlu bertukar file secara manual.

Hal ini memudahkan koordinasi dan membuat setiap perubahan tercatat dengan jelas, termasuk siapa yang melakukan perubahan dan kapan. Catatan riwayat ini menjaga tanggung jawab tetap jelas dan mempermudah penelusuran ketika terjadi selisih data.

4. Data Tidak Bergantung pada Satu Perangkat

Menyimpan data hanya di satu komputer atau file tunggal berisiko ikut hilang jika perangkat rusak, file korup, atau perangkatnya sendiri hilang. Dengan penyimpanan data terpusat berbasis cloud, data disimpan terpisah dari perangkat yang digunakan untuk mengaksesnya.

Saat memilih vendor layanan, penting memeriksa kebijakan pencadangan data dan pembatasan hak akses agar keamanan data tetap terjaga. Dengan demikian, risiko kehilangan data bisa ditekan tanpa mengorbankan fleksibilitas akses.

5. Keputusan dengan Supplier Bisa Diambil di Tempat

Pertemuan dengan supplier sering kali menuntut jawaban cepat soal jumlah pemesanan. Jika Anda dapat mengakses data sisa stok dan riwayat penjualan dari semua channel saat berdiskusi dengan supplier, keputusan bisa langsung diambil di tempat.

Data gabungan tersebut dapat mengurangi risiko pemesanan berlebih. Hal ini karena Anda dapat membandingkan sisa stok dengan rata-rata penjualan harian sebagai dasar menentukan jumlah pesanan yang optimal.

Kelima keuntungan di atas menunjukkan bahwa mengelola omnichannel ecommerce dari mana saja bukan sekadar soal kepraktisan, melainkan soal seberapa cepat keputusan bisa diambil saat dibutuhkan. Mulai dari memantau pesanan di luar kantor, merespons perubahan stok saat kampanye, hingga menyepakati jumlah pesanan bersama supplier, semuanya bertumpu pada satu hal yang sama, yaitu akses data yang tidak terikat pada satu tempat atau satu perangkat. 

Oleh karena itu, bisnis dengan banyak channel penjualan dan lokasi operasional membutuhkan platform yang bisa diakses secara fleksibel dari mana saja. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, pertimbangkan untuk gunakan Mekari Desty.

Mekari Desty adalah platform omnichannel marketplace untuk membantu pebisnis online, admin e-commerce, dan tim operasional menyederhanakan dan mengelola operasional penjualan multi-channel dalam satu sistem terpusat secara lebih efisien sekaligus mempercepat pertumbuhan bisnis.

Sebagai bagian dari ekosistem software terpadu Mekari, Mekari Desty juga terintegrasi dengan berbagai solusi Mekari lainnya seperti Mekari Talenta, Mekari Flex, Mekari Jurnal, Mekari Expense, Mekari Qontak, Mekari Klikpajak, Mekari Sign, Mekari POS, Mekari Officeless, dan Mekari Airene untuk mendukung automasi operasional bisnis secara end-to-end.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Dwi Aditya Putra

Tag Terkait: