Bitcoin Tertekan Jelang Kuartal IV, Harga Turun ke Rp1,49 Miliar
Kredit Foto: Istimewa
Harga Bitcoin (BTC) melemah 1,27% dalam 24 jam terakhir hingga menyentuh US$83.416 atau sekitar Rp1,49 miliar per koin pada perdagangan Rabu (30/9/2026) siang.
Berdasarkan data perdagangan hingga pukul 12.33 WIB, Bitcoin bergerak pada rentang Rp1,479 miliar hingga Rp1,508 miliar per koin. Kapitalisasi pasar Bitcoin mencapai Rp29,90 kuadriliun dengan volume transaksi dalam 24 jam sebesar Rp470,68 triliun.
Selain terkoreksi secara harian, Bitcoin juga melemah 3,84% dalam sepekan. Namun, dalam 30 hari terakhir, aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar tersebut masih tumbuh 6,88%.
Melansir CoinPedia, Bitcoin kehilangan momentumnya menjelang kuartal terakhir 2026 karena mundur dari level tertinggi baru-baru ini di dekat $87.400. Padahal per bulan September telah terjadi pemulihan yang kuat.
Sedangkan, CoinTelegraph mengatakan, pelemahan Bitcoin seiring dengan penurunan harga saham berjangka AS setelah Presiden Donald Trump menolak untuk mengesampingkan kemungkinan serangan militer lebih lanjut terhadap Iran.
Seiring dengan penurunan Bitcoin, sejumlah aset kripto utama lainnya berada di zona merah pada perdagangan pagi ini. Ethereum (ETH) melemah 0,79% menjadi Rp47,74 juta per koin.
BNB turun 0,11% menjadi Rp13,64 juta per koin. Solana (SOL) terkoreksi 0,11% ke level Rp2,12 juta per koin, sedangkan XRP melemah 0,34% menjadi Rp26.743 per koin.
Baca Juga: Bitcoin Melemah ke US$82.812, Gagal Tembus US$87.000
Baca Juga: Bitcoin Tertekan, Harga BTC Kembali ke Bawah US$84.000
Pada kelompok aset kripto berkapitalisasi menengah dan kecil, pergerakan mayoritas harga juga terlihat tertekan. TRON (TRX) melemah 0,04% menjadi Rp6.022 per koin.
Sebaliknya, Dogecoin (DOGE) turun 0,64% menjadi Rp1.672 per koin, Cardano (ADA) melemah 0,67% menjadi Rp4.365 per koin, dan Chainlink (LINK) menguat 3,86% ke level Rp256.674 per koin.
Bitcoin Cash (BCH) juga mencatatkan penurunan 0,70% menjadi Rp5,48 juta per koin.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: