Jelang Laga Penentu, Noor Korompot Ungkap 'Skenario Besar' yang Bisa Loloskan Malaysia
Kredit Foto: FA Malaysia
Pertandingan Malaysia kontra Singapura pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 mendadak menjadi sorotan. Staf Khusus Menteri Hukum M. Noor Korompot menyinggung adanya “skenario besar” yang disebut dapat membantu Malaysia lolos ke final.
Pernyataan tersebut muncul ketika persaingan Grup A memasuki pertandingan terakhir. Malaysia dan Timnas Indonesia sama-sama mengoleksi empat poin, sedangkan Singapura berada di bawahnya dengan tiga poin.
Noor sebelumnya mengunggah pernyataan melalui akun Instagram pribadinya. Ia menyebut Singapura akan melepas pertandingan melawan Malaysia demi membantu Harimau Malaya melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
“Ada skenario besar dalam pertandingan Malaysia vs Singapura,” tulis Noor dalam unggahannya. Pernyataan tersebut kemudian dilanjutkan dengan klaim bahwa Singapura akan melepas pertandingan untuk meloloskan Malaysia ke final.
Unggahan tersebut kemudian menjadi perhatian di Malaysia dan diberitakan sejumlah media di negara tersebut. Namun, dugaan bahwa Singapura akan sengaja melepas pertandingan belum disertai bukti yang menunjukkan adanya pengaturan laga.
Noor juga menyinggung isu tersebut melalui unggahan lain di media sosial. Ia mengajak publik membangun diskusi terbuka dan menjunjung prinsip fair play dalam sepak bola ASEAN.
“Konspirasi hanya dapat bertumbuh dalam ruang tertutup dan terisolasi. Ketika diskursus terbuka dan bebas bias dibangun, cara-cara manipulatif di atas lapangan hijau dan argumen yang lebih rasional yg dapat diverifikasi secara publik,” tulis Noor.
“Ayo bangun fair play dalam sepak bola Asean. Biar kita sama2 maju,” lanjutnya.
Menariknya, posisi Singapura di klasemen justru menunjukkan bahwa The Lions masih memiliki kepentingan untuk mengejar kemenangan. Singapura saat ini mengoleksi tiga poin setelah menang 1-0 atas Bangladesh pada pertandingan kedua.
Dengan tiga poin, Singapura masih berpeluang finis di posisi teratas Grup A. Syaratnya, The Lions harus mengalahkan Malaysia pada pertandingan terakhir dan berharap Indonesia gagal meraih hasil maksimal saat menghadapi Bangladesh.
Situasi tersebut membuat laga Malaysia versus Singapura tidak otomatis menjadi pertandingan yang hanya menguntungkan salah satu pihak. Singapura justru memiliki kesempatan untuk mengubah persaingan Grup A apabila mampu meraih kemenangan.
Baca Juga: Skenario Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026: Wajib Menang dan Kejar Gol
Di sisi lain, Malaysia juga membutuhkan hasil positif untuk menjaga posisinya. Tim asuhan Harimau Malaya saat ini mengoleksi empat poin dan berada di atas Indonesia karena unggul selisih gol.
Indonesia juga mengantongi empat poin setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Hasil tersebut membuat persaingan menuju posisi teratas Grup A harus ditentukan pada pertandingan terakhir.
Dua pertandingan terakhir Grup A akan berlangsung bersamaan pada Kamis (1/10/2026). Malaysia akan menghadapi Singapura, sedangkan Indonesia berjumpa Bangladesh.
Karena itu, hasil Malaysia kontra Singapura dapat berpengaruh langsung terhadap peluang Indonesia. Begitu pula hasil Indonesia melawan Bangladesh akan menentukan posisi akhir persaingan Grup A.
Untuk saat ini, pernyataan mengenai adanya “skenario besar” tetap berada pada ranah klaim yang disampaikan Noor Korompot. Secara kompetitif, Singapura masih memiliki kepentingan untuk memenangkan pertandingan karena kemenangan atas Malaysia dapat membuka peluang mereka melaju ke final.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama
Tag Terkait: