Ditunjuk Prabowo, Suyudi Ario Seto Diyakini Bisa Perlancar Komunikasi dan Tugas Polisi
Kredit Foto: BNN
Komjen Pol. Suyudi Ario Seto dinilai memiliki modal penting untuk menjalankan tugas sebagai kapolri. Salah satu keunggulannya disebut terletak pada kemampuan komunikasi yang dapat memperlancar koordinasi dengan Presiden Prabowo Subianto.
Pengamat Komunikasi Politik Emrus Sihombing menilai hubungan personal antara kedua tokoh tersebut dapat memberikan sisi positif dalam pelaksanaan tugas apabila keduanya mampu membangun komunikasi yang efektif dan tetap profesional.
Baca Juga: 2.000 Pertanyaan Jadi Modal Dokter Tifa Kuliti Perkara Seputar Ijazah Jokowi
Menurut Emrus, posisi lapolri membutuhkan komunikasi yang kuat dengan presiden karena kepolisian memiliki tugas strategis dalam menjaga keamanan sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Dari aspek komunikasi, kedekatan semacam ini justru dapat memperlancar komunikasi koordinasi dan koordinasi komunikasi antara Komjen Pol Suyudi Ario Seto dan Presiden Prabowo Subianto," kata Emrus, Senin (1/10/2026).
Ia menilai kelancaran komunikasi di tingkat pimpinan dapat berpengaruh terhadap koordinasi dalam menjalankan berbagai tugas kepolisian.
"Jadi, kedekatan personal atau informal tersebut memperlancar tugas-tugas kepolisian mengayomi, melindungi, dan melayani masyarakat," jelasnya.
Bagi Emrus, hubungan personal bukan sesuatu yang otomatis menjadi persoalan. Dalam kehidupan sosial maupun pemerintahan, relasi informal merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari interaksi antarmanusia.
"Kedekatan personal/informal itu tak terhindarkan dalam relasi antar manusia dan bisa dilihat dari sisi positif," ujar Emrus.
Emrus melihat komjen tersebut sebagai figur yang memiliki pengalaman dan kemampuan kepemimpinan untuk memimpin institusi kepolisian. Suyudi menurutnya memiliki karakter tegas tetapi tidak berlebihan dalam membangun citra pribadi. Menurutnya, Suyudi lebih mengutamakan hasil kerja dibandingkan pencitraan.
Kemampuan menerima kritik juga menjadi salah satu aspek yang dinilai penting. Dalam pandangannya, seorang pemimpin institusi besar harus mampu menjadikan kritik masyarakat sebagai bahan evaluasi.
"Komjen Pol Suyudi Ario Seto ini good communicator. Ia menempatkan kritik publik sebagai early warning system (sistem peringatan dini) untuk perbaikan ke dalam institusi yang ia pimpin," kata Emrus.
Terbaru, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyetujui penunjukkan dari Komjen Suyudi Ario Seto. Ia telah dipercaya untuk menjadi kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Persetujuan Komjen Suyudi Ario Seto Kapolri diawali dengan pembacaan hasil fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan yang dilakukan Komisi III DPR. Berdasarkan hasil fit and proper test, mereka menyetujui Komjen Suyudi Ario Seto.
Baca Juga: Update Kasus Ijazah Jokowi: Sidang Berlangsung Panas, Dokter Tifa Baru Sodorkan Dua Pertanyaan
"Komisi III DPR RI telah secara aklamasi, menyepakati dan menyetujui beliau untuk menjadi kapolri dan memberhentikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo," kata Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar